'Kado Manis' Jelang HUT Kota Tangerang, Puluhan Warga Pinang Terjangkit Chikungunya

'Kado Manis' Jelang HUT Kota Tangerang, Puluhan Warga Pinang Terjangkit Chikungunya ()

NONSTOPNEWS.ID - Jelang HUT Kota Tangerang ke 27 yang jatuh pada tanggal 29 Februari 2020 mendatang, ternyata masih menyimpan banyak persoalan. Terbaru, sebanyak 28 warga di Kota Tangerang terjangkit penyakit Chikungunya. Warga yang tepatnya di Kecamatan Pinang itu mengalami demam hingga radang persendian.

Salah satu warga di RW.01 Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Udin, salah satu warga yang diduga terjangkit chikungunya sudah terjangkit sejak 3 hari yang lalu. Dimana, seluruh badan terasa demam hingga persendian melemah dan terasa ngilu.

“Dikira saya hanya demam biasa, pas saya konsultasi ke dokter ternyata chikungunya. Seluruh badan dan persendian saya lemah,” kata Udin, Minggu (23/2/2020).

Udin menambahkan, banyak warga disekitarnya juga yang terkena wabah chikungunya. Dan, jumlahnya cukup banyak.

“Banyak juga warga yang kena wabah ini. Dan, beberapa waktu lalu, ada kegiatan penyemprotan yang dilakukan oleh PMI Kota Tangerang, Camat maupun Lurah setempat,” katanya.

Lalu, Juned, warga RT 005/01 menerangkan, jika dirinya dan keluarga juga diserang wabah chikungunya, dimana badan terasa sangat lemas, dan persendian juga terserang. 

“Saya tidak bisa gerak sama sekali. Dan, wabah ini menyerang saya selama 4 hari,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kecamatan Pinang Mumu Rohimu membenarkan, bahwa ada sebanyak 28 warga di Kelurahan Pinang terjangkit penyakit Chikungunya.

Untuk mengantisipasi penyakit yang dipicu gigitan nyamuk aedes aegypti itu meluas, petugas PMI langsung terjun ke lokasi.

Para petugas melakukan penyuluhan kepada warga tentang gerakan 3M Plus dan penyemprotan fogging di pemukiman RT8/1, Kelurahan Pinang Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

“Kegiatan ini inisiatif kami, sebab sudah ada beberapa warga yang kena Cikungunya karena gejala-gejalanya seperti meriang, bintik-bintik di bagaian tubuh dan badan yang terasa ngilu,” tukasnya. (pm/red)