Kadisdikbud Tangsel: Daripada SOTR Mending ke Panti Asuhan

Kadisdikbud Tangsel: Daripada SOTR Mending ke Panti Asuhan (Ilustrasi/Net)

NONSTOPNEWS.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangsel, Taryono memberikan arahan kepada para pelajar di Tangsel, agar tidak mengikuti kegiatan Sahur on the Road (SOTR).

"SOTR dengan kendaraan bermotor akan sangat beresiko kecelakan dan berpotensi tawuran.  Apalagi anak SMP belum punya SIM," kata Taryono lewat pesan whatsapp grup, Senin (6/5/2019).

Taryono juga menghimbau agar para pelajar tersebut meningkatkan kesalehan, bukan hanya spiritual tetapi kesalehan sosial. Kesalehan sosial lanjut Taryono bisa berupa saling berbagi kepada yang membutuhkan.

"Lebih baik tingkatkan kegiatan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan berbasis sekolah dan kepedulian sosial. Pelajar bisa langsung datang ke panti asuhan ataupun mendatangi tempat tinggal janda-janda tidak mampu," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho menyatakan, pihaknya akan melakukan SOTR, untuk memantau keamanan Kota Tangsel.

"SOTR justru dilakukan oleh Personel Polri dengan patroli dari dini hari hingga matahari terbit. Bagi yang melanggar hukum saat melakukan SOTR, simpel saja, bagi yang berbuat melanggar hukum atau melakukan kejahatan, akan dilakukan penegakan hukum," kata Kasat Reskrim saat dikonfirmasi wartawan. (Ak)