Kabupaten Tangerang Bakal Terapkan e-Learning, Siswa SMP Bisa Homeschooling 

Kabupaten Tangerang Bakal Terapkan e-Learning, Siswa SMP Bisa Homeschooling  (Mn-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Melihat perkembangan teknologi dan zaman saat ini, Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar berencana menerapkan sistem belajar e-Learning di setiap Sekolah Menengah Pertama (SMP), di Kabupaten Tangerang. Hal tersebut dikatakan Zaki dalam acara Focus Group Discussion (FGD), di hotel Yasmin kecamatan Curug, Rabu (15/01/20).

Program e-learning sendiri adalah sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. 

Menurut Zaki, FGD ini untuk mengajak masyarakat agar dapat memberikan masukan baik saran, tanggapan terkait rencana program tersebut yang akan dimulai dengan semi homeschcooling di tingkat SMP.

“Kalau disetujui oleh Kementerian, Pemprov Banten dan akademisi serta praktisi di Kabupaten Tangerang, ini program yang akan dimulai dengan semi homeschooling di tingkat SMP,” kata Zaki.

Zaki berharap, terobosan baru dengan teknologi baru ini dapat meningkatkan keterimaan di SMP Negeri. Karena lanjut Zaki, selama ini penerimaan Siswa SMP Negeri masih terbatas.

“Jumlah yang tidak diterima di SMP negeri saat ini sangat tinggi karena keterbatasan sekolah. Dari dua siswa lulusan SD yang diterima paling hanya satu. Terobosan baru ini kita berharap penerimaan di negeri lebih besar lagi. Untuk pilot project kita lihat sistemnya berjalan atau tidak. Dan kalau berjalan kita akan siapkan konsep anggaran, anggarannya, sarana serta prasarananya,” terang Zaki.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Syaifullah menambahkan, diadakannya forum diskusi ini, agar mengetahui tanggapan, saran, masukan dari masyarakat serta pihak terkait atas rencana penerapan e-learning di Kabupaten Tangerang.

“Gagasan ini sebenarnya sudah lama diinginkan Bupati untuk diterapkan. Sejak periode pertama, wacana ini sempat dipaparkan dan inginkan karena perkembangan jaman dan teknologi saat ini,” tambah Syaifullah.

Hadir dalam FGD tersebut perwakilan dari Kemendikbud, universitas yang ada di Tangerang, akademisi, praktisi, organisasi mahasiwa, tokoh masyarakat dan elemen-elemen masyarakat lainnya.

Kabupaten Tangerang sendiri memiliki siswa SD sebanyak 42.547 dengan 755 gedung sekolah dan siswa SMP sebanyak 21.820 dengan 84 gedung sekolah. (mn)