Jelang HUT ke 18, Ratusan Orang Tagih Janji Kampanye WH-Andika

Jelang HUT ke 18, Ratusan Orang Tagih Janji Kampanye WH-Andika ((istimewa))

SERANG - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Barudak Aktivis Banten (ABAB) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Banten. Curug, Kota Serang Rabu (3/10/2018).

Aksi ini sebagai bentuk refleksi menjelang HUT Ke 18 Provinsi Banten. Massa dari 20 Ormas dan LSM itu menagih janji kepemimpinan Wahidin Halim-Andika Hazrumy.

Disampaikan Feby Maulana, koordinator lapangan kegiatan tersebut mengatakan bahwa capaian kepemimpinan WH-Andika berputar tak sesuai dengan janji politik yang disampaikan saat kampanye akan mencalonkan menjadi gubernur dan wakil gubernur.

“Sudah proses berjalan 1 tahun 4 bulan memimpin, namun masyarakat Banten belum bisa merasakan sesuai dengan harapan mereka,” ucapnya.

Massa pendemo kata Feby, secara khusus mendorong DPRD Provinsi Banten untuk melakukan interpelasi terhadap gubernur dan wakil gubernur Banten. 

Feby pun merinci, beberapa janji kampanye WH-Andika yang hingga saat ini belum diwujudkan yaitu soal pengobatan gratis pakai KTP.

"Pengobatan gratis pake KTP yang dinanti masyarakat Banten hanya janji palsu," kata Febi.

Selain itu pendidikan gratis yang sudah berjalan di Provinsi Banten hanya untuk sebagian masyarakat Banten saja, karena sekitar 40 persen siswa miskin tidak bisa bersekolah di SMA/SMK negeri.

"Gratis bagi yang mampu bayar, tapi bayar bagi siswa miskin," ujarnya.

Asep Rahmatullah, Ketua DPRD Banten yang menemui massa di ruangannya berjanji akan membawa aspirasi mereka. Namun Asep juga mengatakan, akan menunggu Kebijakan Umum Anggaran (KUA) 2019 dulu untuk memastikan program pendidikan dan kesehatan gratis sudah dianggarkan. (*/red)