Janjian Tawuran di Medsos, 9 ABG Ditangkap Polisi

Janjian Tawuran di Medsos, 9 ABG Ditangkap Polisi (Nonstopnews.id)

TANGSEL - Tim Vipers Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil membekuk kelompok remaja asal Ciputat, Pondok Aren dan Ciledug dalam kasus pengeroyokan dengan kekerasan.

Dalam tawuran ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, kejadian bermula saat kelompok remaja ini berjanjian untuk tawuran melalui sosial media.

Setelah janjian, disepakati bertemu di Jalan Bintaro Utama, Sektor 3, Pondok Aren, Tangsel pada Minggu (2/12/2018) malam.

Kemudian, satu korban asal Larangan, Kota Tangerang meninggal dunia karena luka bacok di kepala bagian depan dan luka akibat benda tajam di bagian punggung. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka.

“Setelah ditelusuri, terungkap sembilan tersangka dan dua DPO menyiram air keras kepada korban. Sebagian besar anggota kelompok masih pelajar dan dibawah umur, kelas 8 SMP dan SMK,” terang Ferdy di Mapolres Tangsel, Jumat (7/12/2018).

Saat ditangkap, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti seperti celurit, arit, klewang yang diletakkan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Atas kejadian ini, semua pihak harus terlibat. Unsur masyarakat harus dapat mengawasi jangan sampai membiarkan adanya tawuran. Untuk penegak hukum harus segera dilaksanakan,” tegasnya.

Menurut pengakuan salah seorang tersangka asal kelompok PKB, ia dan teman-temannya kerap nongkrong di Kedaung. Dan sajam didapatkan dari musuh dilempar lalu diambil.

Akibat perbuatanya, tersangka terjerat Pasal 365 KUHP ayat 3 dan Perubahan UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan Ancaman Maksimal Penjara selama 15 Tahun. (ak)