'Janjian' Buat Tawuran, 5 Pelajar SMK Diamankan Polisi

'Janjian' Buat Tawuran, 5 Pelajar SMK Diamankan Polisi (Istimewa)

TANGSEL - Tawuran pelajar yang melibatkan dua sekolah menengah kejuruan (SMK) di Tangerang Selatan, berawal dari cekcok mulut saat pertandingan futsal. Petugas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) amankan 5 pelaku tawuran tersebut.

Penyebab perkelahian antar dua sekolah itu diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho.

"Betul berawal dari adu mulut di pertandingan futsal," ucap AKP Alexander kepada wartawan, Selasa (23/10/2018).

Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, setelah tanding futsal keduanya sepakat untuk bertemu di luar lapangan.  

"Sebelumnya tentu ada perselisihan, kemudian keduanya membuat janjian untuk mengadakan tawuran," ucap Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan.

Setelah sepakat untuk bertemu di luar lapangan, pada 18 Oktober 2018 akhirnya kedua SMK itu berkelahi di jalan raya.

"Dua kelompok masing masing pihak dibekali senjata tajam saat beraksi di Jalan Raya STPI, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang,” kata AKBP Ferdy.

Tawuran antar dua kelompok pelajar SMK itu menyebabkan seorang mantan pelajar SMK, MA (18) mengalami luka bacokan di sekujur tubuhnya setelah diserang oleh beberapa pelajar.

Polisi pun mengamankan terduga pelaku penganiayaan MA yakni, D (16), R (16), D (16), S (16), dan I (17).

Para pelajar yang masih berusia di bawah umur itu bakal mendapat sanksi maksimal akibat ulahnya.

Mereka bakal dijerat pasal 170 KUHP dengan tuduhan kekerasan dan penganiayaan. (*/ak)