Janda Cantik Meregang Nyawa Ditangan Gigolo yang Dipesannya

Janda Cantik Meregang Nyawa Ditangan Gigolo yang Dipesannya
Janda Cantik Meregang Nyawa Ditangan Gigolo yang Dipesannya
(Istimewa)

JAKARTA - Kasus pembunuhan janda cantik, SIS (34) terkuak lebar. Kasus ini juga membuka kisah petualangan lelaki yang berprofesi sebagai gigolo di Jakarta Selatan. 

HD, pelaku pembunuhan SIS akhirnya mengakui kalau menjadi gigolo adalah bisnis sampingan. Dia biasa bekerja sebagai cleaning service. Untuk satu kali kencan dan ML tarifnya 2 juta.

Tersangka HD ditangkap di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, oleh Satreskrim Polrestro Jakarta Selatan pimpinan Kasat Reskrim Kompol Andi Sinjaya Ghalib.

Kejadian bermula saat HD marah karena SIS karena tak memenuhi janji sesuai percakapan mereka melalui aplikasi WhatsApp (WA). Sebelum kedatangannya, Minggu (16/12/2018), keduanya janjian bertemu untuk kencan dengan janda 34 tahun itu dengan tarif Rp2 juta.

SIS tak mau memberi sebelum mereka berkencan. HD pun marah. Ia makin jengkel saat wanita itu mengancam akan melaporkan aksi mereka ke istrinya. Pertengkaran tak terhindarkan. HD mengaku rambutnya dijambak SIS. 

Pria itu kemudian mengambil pisau di dekat televisi lalu mengancam SIS. Wanita itu melawan, berupaya merebut senjata tajam itu.

Saling rebut pisau berakhir setelah senjata tajam itu ditusukkan HD beberapa bagian tubuh SIS. karena kesakitan, korban melawan dengan berteriak meminta tolong. HD langsung membekap mulutnya lalu kembali menikamnya.

Sebelum meninggalkan kamar apartemen Tower A Kebagusan City yang baru dua pekan dihuni, HD mengantongi dompet dan dua HP milik wanita korbannya. Ia juga membawa pisau yang digunakan untuk menghabisi wanita cantik itu.

Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, pelaku membuang dompet, pisau, serta jaket dan kaos yang dikenakannya. Sementara HP wanita itu disembunyikan di kuburan tak jauh dari tempat tinggalnya.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, mengatakan tersangka langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka. 

“Ia masih menjalani pemeriksaan untuk mencari tahu motifnya,” ujarnya.

SIS ditemukan tewas tanpa busana dengan tubuh berdarah-darah di kamar apartemennya pada Selasa (18/12/2018). Dalam rekaman CCTV tampak pada Minggu (16/12/2018), seorang lelaki bertamu dan dijemput SIS lalu keduanya masuk ke kamar. Tak sampai 1 jam, pria itu keluar kamar dan menguncinya dari luar.

Sementara itu, di Jakarta, istilah gigolo memang bukan hal baru. Para penjaja seks untuk para istri bersuami atau wanita kesepian ini biasanya ada kelompok dan komunitasnya.

"Saya biasa dapat order dari teman. Biasanya kencan hingga ML paling murah 2 juta," ujar seorang gigolo yang namanya enggan disebutkan, Jumat (20/12/2018).

Pemuda berusia 27 tahun ini menyatakan, selain dari komunitas dirinya biasa mencari tante kesepian di tempat fitnes dan restoran. 

"Kalau tantenya puas biasa kita ditambahin hingga dapat 3 juta. Ada juga yang dipelihara," ungkapnya. (radarnonstop)