Ini Aktivitas yang Bisa Bikin Sehat dan Panjang Umur, Mau Coba?

Ini Aktivitas yang Bisa Bikin Sehat dan Panjang Umur, Mau Coba? ((Ilustrasi/Net))

Oleh : dr. Astrid Wulan Kusumoastuti 

TANGERANG - Sehat dan panjang umur, tentu menjadi impian semua orang. Itulah sebabnya semua orang berusaha menjaga kesehatan dan ingin tetap bugar setiap saat. Meski demikian, konon angka harapan hidup di setiap negara berbeda-beda, berada di kisaran 60-80 tahun.

Beberapa orang mungkin bisa hidup di atas rentang usia tersebut, tapi lebih banyak juga yang terbatas di usia 80 tahun.

Ada tiga negara yang memiliki angka harapan hidup tinggi, yaitu Korea Selatan, Italia, dan Jepang. Untuk bisa panjang umur seperti penduduk di negara-negara tersebut, menurut dr. Astrid caranya pun cukup sederhana.

“Hampir semua negara tersebut menerapkan pola makan yang baik dan olahraga secara teratur. Anda pun bisa mencobanya di rumah bersama keluarga, dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di Indonesia,” kata dr. Astrid.

Tak hanya pola makan, aktivitas olahraga juga termasuk dalam kiat sehat dan panjang umur. Hal tersebut nyatanya telah dibenarkan oleh sejumlah penelitian.

Kiat sehat dan panjang umur dari berbagai negara

Rahasia sehat dan panjang umur sebenarnya sederhana, yakni rajin olahraga, mengatur pola makan, mengurangi kebiasaan buruk seperti merokok dan alkohol, serta mengontrol stres. Sebagai contoh, dr. Astrid menggambarkan kiat sehat penduduk di negara tertentu.

“Misalnya saja bagi warga Jepang, rahasia berumur panjang mereka sudah banyak diteliti dan mulai diterapkan oleh warga dari berbagai belahan dunia lain. Cukup sederhana, rahasianya yaitu pola diet dan aktivitas yang seimbang,” jelasnya.

Lalu di Italia, berhenti merokok menjadi tren yang digandrungi banyak orang. Hingga tahun 2006, angka perokok di Italia terus menurun dibandingkan negara Eropa lainnya. Hasilnya, usia harapan hidup penduduk  Italia mencapai 82,9 tahun.

“Sementara itu, rahasia utama warga Korea Selatan adalah tingginya konsumsi sayur dalam pola makan sehari-hari, yakni 2 kali lebih banyak dibandingkan dengan warga negara lain di dunia. Hal ini didukung dengan produksi pertaniannya yang tinggi, hingga 222 kg sayuran untuk kebutuhan per orang setiap tahunnya,” tutur dr. Astrid.

Tak heran, pada Asian Games kemarin, Korea Selatan berhasil menduduki peringkat ketiga dari total perolehan medali.

Olahraga beregu lebih sehat

Dilansir TIME, para ahli mengatakan bahwa bentuk olahraga apapun bagus untuk dilakukan. Tapi sebuah penelitian baru menemukan bahwa orang yang melakukan olahraga beregu ternyata memberikan hasil yang lebih baik daripada olahraga yang dilakukan sendiri.

Interaksi sosial yang terlibat dalam olahraga beregu terbukti dapat menambah banyak manfaat, salah satunya adalah memperpanjang umur. Penelitian ini dituangkan dalam Mayo Clinic Proceedings.

“Untuk kesejahteraan mental, kesehatan fisik serta umur panjang, hubungan sosial mungkin adalah satu-satunya fitur paling penting untuk menjalani hidup yang lebih lama, sehat, dan bahagia,” kata James O'Keefe, seorang ahli jantung di Saint Luke's Mid America Heart Institute.

Menurut O’Keefe, beberapa olahraga yang juga dapat memperpanjang usia adalah tenis, bulu tangkis, dan sepak bola. Penelitiannya menunjukkan bahwa olahraga tersebut lebih efektif untuk memperpanjang usia daripada bersepeda, berenang, joging atau olahraga yang dilakukan sendiri.

Penelitian yang dilakukannya tersebut berdasar pada data dari sekitar 8.500 orang dewasa di Copenhagen, Belanda. Seluruh partisipan pun tidak memiliki riwayat penyakit jantung, stroke atau kanker.

Partisipan yang terlibat diminta untuk menyelesaikan kuesioner kesehatan dan gaya hidup, termasuk pertanyaan tentang jenis dan frekuensi aktivitas fisik yang dipantau oleh para peneliti selama 25 tahun.

Meskipun banyak dari responden melaporkan telah melakukan beberapa aktivitas fisik setiap minggu, mereka tetap diminta untuk menunjuk satu jenis olahraga sebagai bentuk latihan utama mereka.

Para peneliti kemudian menggunakan data yang ada untuk mencari asosiasi dengan umur panjang, dan disesuaikan dengan berbagai faktor, termasuk latar belakang sosial ekonomi, pendidikan dan minum.

Selang waktu berlalu, 4.500 orang yang meninggal disinyalir memiliki intensitas olahraga beregu lebih kecil dibanding yang melakukannya. Sedikit banyak, penelitian tersebut membuktikan bahwa olahraga beregu tak hanya meningkatkan kesehatan fisik, melainkan juga menjaga kesehatan mental lewat interaksi sosial.

Nah, Anda mau sehat dan panjang umur? Lakukan aktivitas olahraga beregu. Karena aktivitas jenis ini terbukti dapat memberikan manfaat lebih baik dari olahraga yang dilakukan sendiri. Anda juga dapat menerapkan kiat sehat dari berbagai negara seperti Jepang, Italia dan Korea Selatan. Selamat mencoba! (klikdokter/red)