Ini 7 Makanan Sahur Sehat yang Bisa Bikin Kenyang Lebih Lama

Ini 7 Makanan Sahur Sehat yang Bisa Bikin Kenyang Lebih Lama (Ilustrasi/Net)

NONSTOPNEWS.ID - Sudah siap berpuasa mulai esok hari? Tentunya persiapan sudah Anda rencanakan dengan keluarga. Mulai dari waktu buat ibadah, tak lupa juga asupan nutrisi bagi tubuh Anda. Masalah makan tentu saja menjadi perhatian tersendiri. 

Pernahkah Anda merasa sangat lapar, padahal waktu berbuka puasa masih lama? Hal ini bisa jadi karena saat sahur tidak cukup mengonsumsi lemak, atau pilihan jenis makanan yang kurang tepat.

Agar hal ini tidak sering terjadi, saat sahur Anda disarankan untuk memilih jenis makanan yang bikin kenyang lebih lama. Melansir hellosehat, ini tujuh jenis makanan yang dimaksud:

1. Kedelai
Penelitian medis terbaru menemukan, protein kedelai bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama karena kandungan serat dan proteinnya yang tinggi. Tak hanya itu, protein kedelai juga rendah lemak, rendah karbohidrat, dan memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak akan menyebabkan kenaikan gula darah yang cepat setelah makan.

Ini mencegah sekresi insulin berlebihan. Kadar gula darah dan insulin yang stabil akan mengurangi rasa lapar Anda, dan mengurangi jumlah kalori yang disimpan sebagai lemak di tubuh.

2. Apel
Setiap apel berukuran sedang memiliki 4,4 gram serat. Kunyah sebuah apel segar sekira setengah jam sebelum makan, serat dan air dalam kandungan apel akan mengisi perut sehingga jatah porsi makan akan lebih sedikit.

3. Alpukat
Alpukat tidak hanya mengandung dosis tinggi dari lemak tak jenuh tunggal, tetapi juga diperkaya oleh seporsi besar serat yang baik untuk tubuh. Satu buah alpukat berukuran sedang memiliki 13,5 gram nutrisi mengenyangkan.

4. Salmon
Salmon adalah sumber omega-3 yang baik, sebagai sarana menurunkan berat badan dengan meningkatkan sensitivitas glukosa, mengurangi resistensi insulin, mengurangi peradangan, dan mempercepat proses oksidasi lemak.

Tingkatkan manfaat kesehatan dari salmon menjadi dua kali lipat dengan mengombinasikan ikan air tawar ini dengan sayuran panggang/tumis sebagai lauk pendampingnya, seperti artichoke, bayam, atau brokoli, yang kesemuanya memberikan Anda setidaknya lima gram serat per porsi.

5. Telur
Sebuah studi terbaru dari Biomedical Research Center di Baton Rouge, LA, menemukan bahwa orang yang makan telur saat sarapan (sahur) memiliki tingkat ghrelin (hormon nafsu makan yang memerintahkan otak untuk makan) yang lebih rendah, dan tingkat PPY (hormon yang bikin kenyang) yang lebih tinggi. Telur adalah kombinasi yang tepat dan sehat dari protein dan lemak, sehingga akan lebih mengenyangkan.

6. Sayuran non-pati
Sayuran yang berserat tinggi dan kaya kandungan air seperti mentimun, bayam, brokoli, wortel, zucchini, seledri, kubis, kale, dan brussel sprouts sangat rendah kalori namun tinggi kandungan antioksidan.

Brokoli dan brussel sprouts, bagian dari keluarga sayuran cruciferous, dikemas penuh nutrisi dan memiliki properti anti-kanker. Secangkir brokoli rebus memiliki 5,1 gram serat, sementara brussel sprout mengandung 4,1 gram serat. Serat menambahkan massa untuk makanan, yang memberi Anda kepuasan untuk terus mengunyah, ditambah perasaan perut kenyang lebih lama.

7. Sup kaldu bening
Sejumlah penelitian menunjukkan, kombinasi memuaskan antara cairan dan zat padat dari sup kaldu hangat dapat menekan nafsu makan Anda, kaya akan serat dari sayuran dan protein non-lemak dari kaldu daging (ayam/daging merah/seafood), dan cairan hangat memakan banyak ruang di perut Anda, dengan lebih sedikit asupan kalori. 
Menu sahur apa yang menjadi pilihan Anda?

Sumber : hallosehat