HUT Tangsel 10, Mahasiswa Beri 'Rapot Merah'  

HUT Tangsel 10, Mahasiswa Beri 'Rapot Merah'   ()

TANGSEL - Ratusan mahasiswa, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Tangerang Selatan, menggelar aksi demo di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Jalan Maruga, Ciputat,  Selasa (27/11/2018).

Para mahasiswa ini juga membawakan 'kado' untuk HUT Tangerang Selatan (Tangsel) yang ke-10.

Kado berupa kritikan dengan bentuk 'Raport Merah' untuk Tangsel, menjadi hadiah pada orasi-orasi yang dibawakan mahasiswa-mahasiswa tersebut.

Aan Widya salah seorang orator mengatakan, kegagalan-kegagalan Pemerintah Kota Tangsel, mulai dari ratusan pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) yang harus menunggu pengobatan dan perawatan.

Dunia pendidikan, lagi kata Aan, penuh dengan manipulasi, dan pungutan liar. Jabatan-jabatan honorer hingga bertahun-tahun.

"Ibu Walikota tahu di RSU, 700 pasien setiap harinya harus menunggu, untuk diobati. Dari jam 4 pagi sampai jam 4 sore. Dunia pendidikan yang sarat pungutan. Mana?" kata Aan dalam orasi.

"Katanya Tangsel kota yang cerdas dan modern. Disini malah bangun Menara Pandang, yang sejak 2017, tidak selesai sampai sekarang. Bisanya cuma buang-buang duit," tambah Aan dalam orasinya, Selasa (27/11/2018).

Sementara itu, Sahad, orator lainnya menyatakan Walikota Tangsel sudah mencederai visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Misi yang pertama sudah dikhianati. Katanya membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing. Sementara dunia pendidikan masih acak-acakan. Bagaimana mau membangun SDM yang berkualitas," kata Sahad.

Hingga usai berorasi, tidak ada satupun perwakilan Pemkot Tangsel yang mencoba memediasi unjuk rasa tersebut. (ak)