Honorer Menjabat Puluhan Tahun, DPR RI Salahkan Airin

Honorer Menjabat Puluhan Tahun, DPR RI Salahkan Airin ()

TANGSEL - Usai ramai pemberitaan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) atau Honorer di Kota Tangsel, diketahui Pelaksana Tugas (Plt) Lurah, diberbagai kelurahan dijabat hingga puluhan tahun.

Jabatan Plt Lurah yang hingga puluhan tahun tersebut, disinyalir merupakan tindakan yang disengaja oleh Walikota, dengan alasan kurangnya sumber daya manusia.

Hal itu langsung ditanggapi oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera. Mardani menyampaikan, hal tersebut merupakan penyimpangan yang harus segera dicarikan jalan keluar, bahkan imbuh Mardani, penyimpangan itu merupakan kesalahan dari pimpinan atau kepala daerah.

"Ini penyimpangan yang harus segera dicarikan jalan keluar. Mesti ada audit kenapa seperti ini. Prajurit tidak salah, tapi jenderal yg salah. Pimpinan perlu menjelaskan ini ke publik," kata Mardani lewat pesan whatsappnya, Rabu (21/11/2018).

Dikonfirmasi oleh Dirjen Otonomi Daerah (Otda), Soni Sumarsono beberapa waktu lalu. Bahkan, dengan adanya dugaan (kesengajaan) tersebut, Dirjen Otda mengirimkan tim, untuk pemeriksaan di lapangan.

Soni mengaku sudah melakukan klarifikasi kepada orang nomor satu di Tangsel tersebut, soal banyaknya pegawai Tenaga Kerja Sukarela(TKS) menjadi Plt Lurah dan pejabat lainnya.

“Saya sudah klarifikasi ke Walikota Tangsel, memang betul (honorer menjabat Plt Lurah). Dan sekarang lagi digodok dan ditata ulang untuk menempatkan yang statusnya PNS karena tenaga PNS terbatas, “ ucapnya.

Diketahui, untuk Plt Lurah yang diisi oleh TKS
di Serpong Utara antara lain, Lurah Pakualam, Lurah Pondok Jagung Timur, Lurah Lengkong Karya, Lurah Pondok Jagung. Untuk wilayah Serpong, Lurah Ciater, Lurah Buaran. Untuk wilayah Ciputat, Lurah Jombang, Lurah Cipayung, Lurah Sawah, Lurah Serua Indah, dan pada Kecamatan Setu, diketahui Lurah Babakan. (red)