Himbau Warga Ikut PTSL 2020, BPN Kabupaten Tangerang : Syarat Lengkap Bikin Cepat

Himbau Warga Ikut PTSL 2020, BPN Kabupaten Tangerang : Syarat Lengkap Bikin Cepat (Mn-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - BPN Kabupaten Tangerang mengajak masyarakat agar segera mengikuti program Percepatan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2020. Apalagi dalam program sertifikasi tanah itu pihak BPN tidak memungut biaya.

Pasalnya menurut Eka Raharja Kepala Seksi Hubungan Hukum Pertanahan BPN Kabupaten Tangerang karena mengacu dengan kesepakatan tiga Menteri.

Hanya saja, masyarakat sebagai pemohon harus memenuhi sejumlah syarat atau bukti kepemilikan jika ingin lahan mereka dapat tersertifikasi dalam program PTSL. Dia beralasan, bukti kepemilikan yang dikantongi pemohon nantinya juga dapat memenuhi unsur yuridis.

“Kalau sudah lengkap nanti pada waktu pengecekan syarat yuridis sudah tersedia. Jadi lebih mudah,” ungkap Eka Raharja ditemui di Kantor BPN Kabupaten Tangerang, Kamis (27/2/2020).

“Kita sudah menggelar penyuluhan ke setiap desa. Dan animo masyarkat sangat bagus. Tetapi untuk para pemohon agar menyiapkan alas hak kepemilikan, termasuk diantaranya memasang patok tanda batas tanah miliknya,” ujarnya menambahkan.

Tanda batas atau patok yang dipasang juga harus disetujui oleh tetangga batas pemilik lahan yang lain sehingga nantinya akan mempermudah proses pengukuran.

“Selain menyiapkan syarat pemilikan lahan tanda batas menjadi penting sebab kerap ditemui para pemohon atau masyarakat tidak dapat memberikan tanda yang jelas. Ini menjadi sejumlah kendala. Nah masyarakat juga harus menyelesaikan BPHTB untuk menjadi pemohon sertifikat tanahnya dalam program PTSL,” tukas Eka.

Maka itu peran pemerintah setempat sangat penting untuk mensupport program PTSL, pasalnya dengan mempermudah atau meringankan proses BPHTB masyarakat.

Dia menyebut, untuk tahun 2020 ini BPN Kabupaten Tangerang mendapat target sebanyak 83.750 bidang tanah yang harus diselesaikan.

“Kami optimis dapat menyelesaikan program PTSL menjadi Kabupaten Tangerang lengkap dan membantu menjadi Banten lengkap agar sengketa lahan diminimalisir,” tukas Eka. (Mn)