Hasil Cek Lapangan Alfamidi Tak Punya IUTM, Indag Tangsel Berani Kasih Rekom Tutup?

Hasil Cek Lapangan Alfamidi Tak Punya IUTM, Indag Tangsel Berani Kasih Rekom Tutup?
Hasil Cek Lapangan Alfamidi Tak Punya IUTM, Indag Tangsel Berani Kasih Rekom Tutup?
(Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Setelah dilakukan pemeriksaan lapangan oleh petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Alfamidi di Melati Mas terbukti belum memproses Ijin Usaha Toko Modern (IUTM). 

Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan dari Disprindag Tangsel, berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Lapangan tanggal (16/1/2019) bernomor 510/000-BAPL/102/1/I/2019 yang diperiksa oleh petugas bernama Abdillah, dan ditanda tangani oleh Kepala Bidang Perdagangan, Ahmad Supriyatna.

BAP yang berbunyi "Sudah diberikan himbauan agar diprosesnya IUTM, dan telah dilakukan pemeriksaan dilapangan", membuktikan bahwa selama beroperasi, Alfamidi bandel tersebut, bukan hanya tak memiliki IMB, waralaba tersebut pun belum memproses IUTM.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penyidikan dan Pengawasan Bidang Penegakan Perundang-Undangan pada Satpol PP Tangsel Muchsin menyampaikan bahwa, ada dugaan pelanggaran Perda yang dilakukan oleh pihak Alfamidi.

"Berdasarkan pulbaket bahwa ada dugaan pelanggaran perda pada bangunan tersebut dan pelanggaaran perda terkait IUTM. Kemudian bangunannya belum berijin dan toko tersebut belum memiliki IUTM," ungkapnya, saat dikonfirmasi melalui  Whatsappnya, Senin (21/1/2019).

Lebih lanjut Muchsin menegaskan, untuk tindakan lebih lanjut, Satpol PP masih menunggu adanya peringatan dari Disperindag Tangsel.

"Disperindag harus kasih peringatan, Kalau sudah 3 kali, Dinas terkait lapor ke Pol PP minta ditutup," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Alfamidi di jalan Melati Mas raya disegel oleh Satpol PP beberapa waktu lalu. Penyegelan itu dilakukan karena toko modern tersebut tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Diduga, bandelnya Alfamidi yang beroperasi tanpa izin karena mendapat rekomendasi yang dikeluarkan kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardiana. Maya mengeluarkan rekomendasi kepada 40 Waralaba di kota berjuluk Cmore tersebut. Belum diketahui, atas dasar apa rekomendasi tersebut bisa keluar.

"Untuk IUTM yang terbit 2018 datanya ada di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Untuk yang sudah proses rekomendasi dari tim (Disperindag dan DPMPTSP), ada 40 di 2018," terang Maya, Senin (21/1/2019) dilansir dari berbagai sumber.

Beroperasinya Alfamidi tanpa memiliki perizinan, seperti yang dikatakan, pengamat kebijakan publik, Suhendar, membuka borok soal keberadaan perizinan toko modern di Tangsel.

"Diduga Disperindag melakukan pembiaran terhadap toko milik peretail besar tanpa mengindahkan regulasi yang ada. Akibatnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tak terserap maksimal, karena toko modern tanpa IUTM tak bisa membayar pajak," katanya. (ak)