Hampir Setahun Tempati Gedung Baru, Kinerja Kejari Tangsel Dianggap Loyo

Hampir Setahun Tempati Gedung Baru, Kinerja Kejari Tangsel Dianggap Loyo (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Hampir setahun Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menempati gedung baru dan megah, dengan fasilitas sangat memadai, yang terletak dijalan Promoter BSD City, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong.

Sayangnya, hal tersebut seperti belum mampu mendongkrak prestasi korps Adhyaksa itu. Pasalnya, sejak mulai berdiri pada 2017 lalu, hingga kini Kejari Tangsel belum pernah mengungkap kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Padahal, sejumlah aduan atau laporan dari berbagai pihak, telah beberapa kali dilayangkan ke Kejari Tangsel. Namun, partisipasi dalam penegakan hukum dari unsur masyarakat itu tampak seperti angin lalu.

Sejumlah pihak menyayangkan, beberapa laporan yang disampaikan oleh mereka ke Kejari Tangsel, hingga kini belum tampak perkembangannya.

Seperti yang disampaikan oleh, salah seorang penggiat anti korupsi, Heri Heryanto, bahwa kinerja Kejari Tangsel dalam penanganan sejumlah kasus seperti jalan ditempat, 

“Kejari agak lambat menyikapi laporan dari masyarakat, sampai sekarang laporan yang kita sampaikan belum ada perkembangan. Terkesan penegakan hukumnya jalan ditempat, loyo lah. Hingga saat ini, laporan kami perihal kasus, PT PITS, lelang lahan parkir, belum ada ditindak lanjut. alasannya laporan masyarakat belum punya bukti lengkap. Loh! memangnya masyarakat penyidik, itu kan seharunya jadi tugas mereka,” ungkapnya, lewat sambung telpon selluler. Minggu (17/1/2021).

Senada, Ketua umum Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia (GPMI), Umar Wala, juga mengeluhkan, bahwa sudah hampir enam bulan laporannya perihal persoalan kerugian keuangan negara belum ada kejelasan hingga kini.

“Sudah hampir enam bulan laporan kami terkait lahan SMPN 24 kota Tangsel. Kami cukup kecewa, pihak Kejari Tangsel seperti menutup mata,” singkatnya, melalui pesan Whatsapp, Minggu (17/1/2021).

Terpisah, Kepala Kejari Kota Tangsel Nur Erlina Sari mengatakan, kinerja Kejari Tangsel sudah ada peningkatan dari sebelumnya. Sebab, sudah ada satu kasus yang masuk dalam tahap penyidikan, dimana sebelumnya belum ada penanganan persoalan yang ditangani hingga ke tahap itu.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Tangsel, Ryan Anugrah, bahwa untuk kasus pidana khusus, saat ini Kejari Tangsel masih sedang melakukan penyidikan terhadap satu dugaan korupsi. Akan tetapi dirinya tidak bisa menerangkan secara rinci.

“Ada satu perkara masih penyidikan bukti, sebelum penetapan kita penuhi alat bukti. Setiap penanganan perkara dimulai harus ada akhir. Kalau ada perkembangan nanti ke temen-temen akan diinfokan,” katanya, saat ditemui di kantor Kejari Tangsel, Kamis (14/1/2021).

Menanggapi hal tersebut, Heri menegaskan, bahwa jika memang ada perkara yang sudah dalam tahap penyidikan, seharusnya sudah ada penetapan tersangka. Tapi, hingga saat ini, kata Heri, Kejari Tangsel belum ada menetapkan tersangka.

“Mereka pernah menyampaikan beberapa kasus sudah masuk tahap penyidikan. Karena ini sudah naik dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan, seharusnya sudah ada tersangka doong. Kejari kalo tidak hisa menegakan hukum di Tangsel, khususnya dalam bidang tindak pidana korupsi, harusnya kinerja Kejari Tangsel dikoreksilah,” pungkasnya. (red)