Hadapi Kekeringan, PDAM TKR Sebar Air Bersih Gratis 1,5 juta Liter Lebih Untuk Masyarakat

Hadapi Kekeringan, PDAM TKR Sebar Air Bersih Gratis 1,5 juta Liter Lebih Untuk Masyarakat
Hadapi Kekeringan, PDAM TKR Sebar Air Bersih Gratis 1,5 juta Liter Lebih Untuk Masyarakat
(Mn-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Kemarau panjang yang melanda dibeberapa wilayah kabupaten Tangerang membuat Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR)  memberikan bantuan air bersih gratis hingga Senin (16/9/19) terhitung sudah sebanyak 1.540.000 liter kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang terdampak.

Direktur PDAM TKR Kabupaten Tangerang, Rusdy Machmud mengungkapkan sejak awal kemarau pada bulan Juli 2019 hingga pertengahan September, pihaknya telah mengirimkan air bersih ke 10 Kecamatan yang terdampak kekeringan. 

Dia merinci 10 kecamatan tersebut yakni Kecamatan Gunung Kaler sebanyak 15 titik dan 39 ritasi, Kecamatan Kronjo 57 titik dan 99 ritasi, Tigaraksa 40 titik dan 80 ritasi, Balaraja 3 titik dan 8 ritasi, Kemiri 5 titik 7 ritasi, Mekar Baru 1 titik 1 ritasi, Teluknaga 1 titik 1 ritasi, Legok 17 titik 35 ritasi, Mauk 11 titik 15 ritasi, dan Kecamatan Kresek sebanyak 41 titik 72 ritasi.
 
“Kalau ditotal air yang sudah disupply ke masyarakat sebanyak 308 mobil tangki atau setara dengan 1.540.000 ribu liter atau 1.540 m³,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, dengan keterbatasan yang ada pihaknya bersama BPBD dibantu oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tangerang, terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih selama musim kemarau. 

Diakuinya, pembagian bantuan air bersih kepada warga itu juga untuk memudahkan pihaknya dalam melakukan pemetaan wilayah yang terkena dampak kekeringan.

“Prinsipnya bagi kami, sepanjang itu masyarakat Kabupaten Tangerang yang membutuhkan air bersih akan kami bantu dan akan di atur pengiriman armadanya,” tuturnya.

Rusdy juga menjelaskan, bantuan air bersih tak akan berhenti saat ini saja. Bantuan akan terus diberikan selama masyarakat masih membutuhkan air bersih selama musim kemarau.

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menambahkan, penangulangan bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Tangerang terus dilakukan secara terstruktur, sesuai tugas pokok dan fungsi organisasi perangkat daerah dan perusahaan daerah. 

“Dalam penanganannya itu dilakukan baik oleh PDAM TKR, Dinas Perkim, BPBD dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang,” beber Bupati. (ADV)