Habiskan 5,7 Miliar, Proyek Tandon Nusa Loka Dikawal TP4D

Habiskan 5,7 Miliar, Proyek Tandon Nusa Loka Dikawal TP4D ()

TANGSEL - Salah satu proyek pembangunan milik Pemerintah Kota Tangsel, dikawal oleh Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Proyek tersebut adalah Pembangunan Prasarana Tandon Nusa Loka.

Terletak di Jalan Ciater Raya, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, diketahui menyerap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel, sebesar Rp 5,7 miliar. Dengan anggaran sebesar itu, dikhawatirkan terjadi penyelewengan.

Proyek tersebut memiliki dua agenda kegiatan pembangunan prasarana, diantaranya, pembangunan perpustakaan dan gedung arsip, milik Dinas Bangunan dan Tata Ruang (DBTR), serta pembangunan tembok dan lokasi parkir milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tangsel.

Melalui Kepala Seksi (Kasie) Intelijen Kejari Tangsel, Setyo Adhi Wicaksono mengatakan bahwa, TP4D Tangsel melakukan pendampingan pada proses pembangunan prasarana Tandon Nusa Loka lanjutan. 

"Disitu ada dua proses pembangunan yang sedang berlangsung. Dari Dinas Bangunan dan Tata Ruang (DBTR) itu Gedung Arsip dan Perpustakaan. Kemudian Dinas PU pembangunannya meliputi proses pembuatan Gedung Parkir, Pembangunan Tembok Keliling, Penyediaan Halte dan tempat duduk, Tembok Pagar keliling, Pembangunan Outlet air dan Pintu air," kata Setyo Adhi, di ruang kerjanya, Senin (27/8/2018).

Adhi menerangkan, pada saat proses pembangunan sudah selesai, Kejari tidak serta-merta melepas tanggung jawab. Sebab pihaknya akan melakukan pengecekan secara langsung, apakah proses pembangunan itu sudah sesuai dengan kontrak dan spesifikasi. 

"Nanti pada saat sudah selesai (pembangunannya), kita akan lihat betul, sesuai gak semuanya sama kontrak. Karena tidak menutup kemungkinan, kalau ada indikasi, kita juga bisa melakukan penyelidikan," imbuhnya.

Namun disayangkan, baik dari pihak DPU Tangsel maupun dari pihak TP4D tidak dapat memberikan informasi terkait Rencana Anggaran dan Belanja (RAB) proyek tersebut. "RABnya kami ada, tapi kami tidak bisa di ekspose. Selain turun ke lapangan, kami pun rutin meminta laporan bulanan kepada dinas terkait, sebagai bahan evaluasi," ungkap Adhy.

Terpisah, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada DPU Kota Tangsel Aji Awan yang juga bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut menuturkan, proses pembangunan paket kegiatan prasarana dikerjakan oleh PT. Yasuba Dwi Perkasa dari Serang, yang berlangsung sejak tanggal 27 Juli tahun 2018 dan diperkirakan akan rampung pada awal bulan Desember tahun 2018.

Aji juga mengaku, di tahun anggaran 2017 DPU Kota Tangsel telah melakukan proses pembangunan Tandon Nusa Loka dengan pagu anggaran sekira Rp 9,4 miliar, yang dikerjakan oleh PT. Karya Tunas Mandiri Persada, beralamatkan di Ruko Serpong Park, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara (Serut).

"Itu lanjutan tahun kemarin. Jadi kan gini, kemarin itu kan kontraknya beberapa kali, dari semula sekian bulan diulang, sehingga waktunya kan berkurang, dengan waktunya berkurang otomatis tidak mungkin semua pekerjaan itu tetep dilelangkan. Jadi disesuaikan pekerjaan-pekerjaan pokok yang dikerjakan tahun kemarin, terus kelengkapannya yang tidak dirasionalisasi untuk tidak dikontrakkan itu dikerjakan sekarang. Itu tetep tunggal," paparnya.

Seperti diketahui, TP4D mendampingi sebanyak 28 kegiatan dinas di Pemerintahan Kota Tangsel dengan jumlah pagu anggaran sekira 789 Miliar. (ak)