Gerindra Tangsel Beri Lampu Hijau Soal Drajat-Saraswati, Pengamat: Bukan Paslon Kaleng-Kaleng

Gerindra Tangsel Beri Lampu Hijau Soal Drajat-Saraswati, Pengamat: Bukan Paslon Kaleng-Kaleng
Gerindra Tangsel Beri Lampu Hijau Soal Drajat-Saraswati, Pengamat: Bukan Paslon Kaleng-Kaleng
()

NONSTOPNEWS.ID - Informasi soal Drajat Sumarsono bakal disandingkan dengan keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati, untuk diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Desember tahun ini, mendapat tanggapan dari elite partai Gerindra Tangsel.

Seperti disampaikan oleh Sekretaris DPC partai Gerindra Kota Tangsel, Yudi Budi Wibowo, bahwa partainya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa petinggi PDIP.

"Komunikasi dengan beberapa petinggi PDIP, kita sudah komunikasi. Untuk mengarah ke pak Drajat sama bu Sarah (Rahayu Saraswati-red), itu masih belum. Tapi, ya kalau memang itu untuk kebaikan, ngak jadi masalah sih kita," katanya melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (2/7/2020).

Menurut Yudi, selama dua periode Drajat Sumarsono menjabat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel, tentunya masyarakat punya penilaian tersendiri mengenai politisi senior PDI Perjuangan Kota Tangsel tersebut. 

"Beliau sudah dua kali jadi anggota DPRD, tentunya punya basis massa. Penilaian masyarakat terhadap beliau juga positif. Jadi says pikir, beliau punya track record yang bagus," pungkasnya.

Sementara, pengamat sosial politik nasional, Tamil Selvan, menilai jika benar nantinya Drajat-Saras (panggilan akrab Rahayu Saraswati) jadi diusung oleh PDIP dan Gerindra, maka Pasangan Calon (Paslon) calon tersebut merupakan bukan pasangan asal-asalan alias bukan kaleng-kaleng.

“Secara logika saja mudah dibaca, mereka bersua merupakan kader internal partai masing-masing, sehingga akan membuat mesin partai bekerja dengan maksimal nantinya," ujar pria yang akrab disapa Kang Tamil ini, Jumat (3/7/20).

Kang Tamil juga menambahkan, selanjutnya militansi pendukung yang dimiliki Drajat bisa dikapitalisasi menjadi sebuah kekuatan yang solid.

"Drajat sendiri merupakan wakil rakyat di daerah, sudah pasti punya masa tersendiri. Militansi dan mengakar ini penting. Jadi kalau Drajat-Saras yang akan diusung, pasangan ini bukan pasangan sembarangan, bukan asal-asalan alias bukan kaleng-kaleng,” ungkapnya.

Sebelumnya, ketika dikonfirmasi, Drajat Sumarsono tak banyak memberikan informasi dari internal partainya itu. Namun ia memastikan kesiapannya apabila memang dirinya ditugaskan oleh partai berlambang banteng tersebut.

“Sebagai petugas partai, Saya siap lahir batin bila diperintah oleh Partai untuk maju dipilkada Tangsel 2020 nanti,” singkatnya, melalu pesan Aplikasi WhatsApp. (kb)