Generasi Milenial dan Pengusaha Ragu Erick Thohir Bisa Sukses di Timses Jokowi

Generasi Milenial dan Pengusaha Ragu Erick Thohir Bisa Sukses di Timses Jokowi ((istimewa))

TANGERANG - Terpilihnya Erick Thohir menjadi ketua timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 mendatang menuai keraguan kaum milenial maupun para pengusaha. 

Mengapa?. Mereka meragukan mesin-mesin tim pemenang Jokowi yang diketuai oleh Erick akan berjalan setengah hati. 

Terlebih, sebagian para pengusaha juga mengkhawatirkan terjadinya perpecahan di kubu para pelaku pengusaha.

Di sepak bola, sebagai contoh, dikala Erick memegang sebagian tampuk kekuasaan klub raksasa Inter Milan. Klub tersebut dinilai tidak dapat menghasilkan pemain-pemain bintang secara finansial. Bahkan, prestasi Inter kian merosot. Hal inilah yang menjadi perbandingan oleh kaum milenial.

"Memang kita cukup bangga, melalui sosok Erick Thohir, Indonesia telah menorehkan sejarah di kancah sepakbola di Italia. Tapi perlu diingat, sekarang ini Inter Milan sendiri mengalami keterpurukan," ujar Toni (24), di Jakarta,  Sabtu(8/9/2018). 

Toni juga menambahkan, dengan 'prestasi' di Inter Milan masih seperti itu,  Ia yakin Erick Thohir akan kedodoran. 

"Padahal Erick Thohir merupakan bagian orang penting di klub raksasa Italia. Nah sekarang, Pak Erick terpilih jadi Ketua Timses Jokowi, apakah mampu membawa Jokowi pada kemenangan Pilpres 2019?. Kita jadi ragu," beber Toni(29).

Sementara itu menurut pelaku usaha, Tutum Rahanta yang merupakan Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengatakan, Erick harus konsisten sebagai pelaku usaha dan tidak terkontaminasi politik.

"Erick harus konsisten, sebagai pelaku usaha yang karena beliau sangat konsisten menjaga bisnisnya. Jangan terkontaminasi terlalu jauh oleh politik, itu saja," kata Tutum usai diskusi dengan tema, "Jurus Jitu Jagain Rupiah", di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu.

Selain itu, masuknya Erick dalam kancah politik nasional dikhawatirkan dapat memecah belah diantara pengusaha, mengingat bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno juga berlatar belakang pengusaha.

"Bisa jadi (pecah) karena masing-masing punya kekuatan kan. Dan mereka juga teman baik," ujar Tutum.

Di Apindo sendiri, kata Tutum dipilihnya Erick sebagai ketua TKN cukup mengagetkan. Pasalnya, pendiri Mahaka Group itu tidak pernah terlibat langsung dalam politik praktis.

"Saya kira ini situasi yang kepepet dan tidak bisa dia hindari," demikian Tutum.

Sebelumnya, Erick Thohir menjelaskan penunjukkan dirinya sebagai timses Jokowi-Ma'ruf merupakan sebuah tantangan besar yang harus dijalankan sesuai dengan visi-misi.

"Kita laksanakan sesuai visi misi dan tentu trek record yang pernah ada di Pak Jokowi- Ma'ruf selama ini," ujar Erick.

"Jadi bukan istilahnya di sini saya melihat sebuah visinya beliau tetapi justru yang mempengaruhi saya daripada trek record beliau sebelumnya," tambahnya.(hw)