Gara-gara Ini Komplotan Pemuda Nekat Rampok Alfamart di Benda Tangerang

Gara-gara Ini Komplotan Pemuda Nekat Rampok Alfamart di Benda Tangerang ((Nonstopnews.id))

TANGERANG - Polresto Tangerang berhasil menangkap komplotan perampok yang menyatroni minimarket Alfamart di Jalan Atang Sanjaya, Benda Kota Tangerang, Rabu (24/10/2018) pagi. 

Komplotan yang masih berusia muda ini yakni, Randy (22), Aldi (22) dan Junaidi (23) sempat di tembak polisi. Sebab, ketika akan ditangkap mereka melawan petugas. 

Menurut salah satu pelaku, Aldi, mereka nekat melakukan aksinya karena kecanduan judi online.

"Kami habiskan untuk main judi online dan jajan," kata Aldi.

Aldi pun mengaku, mereka melakukan aksinya sudah dua kali dengan yang pertama di Alfamart di wilayah Kalideres, Jakarta Barat dengan membawa hasil uang sekitar Rp 22 juta.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan mengatakan, modus ketiga pelaku melakukan aksinya pada pagi hari sekira pukul 06.30 WIB atau saat minimarket sepi karena baru buka. 

"Modusnya melakukan (perampokan) pada minimarket yang baru buka atau sepi. Ketiga pelaku masuk ke dalam minimarket dengan mengenakan helm dan masker langsung mengacung-acungkan senjata tajam untuk menakut-nakuti karyawan toko tersebut," ujar Kapolres kepada awak media, Kamis (25/10/2018).

Lanjut Kapolres, berkat kamera perekam toko (CCTV), ciri-ciri komplotan rampok tersebut bisa dikenali polisi dan kurang dari 24 jam berhasil dibekuk.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, keterangan saksi dan cctv, kurang dari 24 jam kami berhasil menangkap ketiga pelaku dan dilumpuhkan kakinya," jelas Kapolres. 

Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku secara sporadis menyabetkan pedang yang dibawanya kepada karyawan toko laki-laki dan seorang perempuan. Karyawan perempuan pun dipaksa untuk membuka brankas uang.

"Pelaku mengaku sudah melakukan aksinya sebanyak dua kali. Mereka kami kenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan ancaman hukumannya 12 tahun penjara," tutup Kapolres. (red)