Ga Mau Warganya Nyinyir, Penyaluran BST Terus Dikebut Dinsos Kabupaten Tangerang

Ga Mau Warganya Nyinyir, Penyaluran BST Terus Dikebut Dinsos Kabupaten Tangerang (Ans/nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Pemberian bantuan untuk warga terdampak Covid terus dioptimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, dimana setiap hari ribuan warga menerima kompensasi akibat dampak Covid19 berbentuk bantuan sosial tunai atau BST.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan lebih dari 25 ribu penerima manfaat kini sudah menerima bantuan kompensasi Covid19 untuk kuota bantuan dari Kabupaten Tangerang.

"Hari ini saja terdapat lebih dari 2500 penerima manfaat dari tiga kecamatan, diantaranya, Kecamatan Jayanti, Tigaraksa dan Balaraja, mendapat bantuan kompensasi Covid19, " terang Ujat Sudrajat, Jum'at (7/8/20).

Ujat mengakui, sebagai antisipasi kerumunan warga, dinas dan kecamatan serta Bank BRI membagi pembagian secara bergiliran dan terjadwal, serta menjadikan kantor desa dan lembaga pendidikan sebagai lokasi pembagian.

"Kantor Desa Telagasari Kecamatan Balaraja, dan Sekolah Dasar Pabuaran dan Kantor Desa Pabuaran Kecamatan Jayanti, SDN Matagara dan SDN Gudang dan SMPN 3 Tigaraksa untuk pembagian zona kecamatan Tigaraksa," terangnya.

Ujat mengakui, ada kendala terkait pola pembagian ini, dimana masih ada warga yang tidak datang sesuai jadwal di karena kesibukan dan berada di luar kota.

"Pembagian Bantuan Sosial Tunai atau BST ini tidak dapat dilakukan, bila mana tidak hadir secara langsung, penerima BST tidak bisa mewakilkan ke pihak lain, kalau tidak hadir maka penerima manfaat harus mengurusnya di kantor cabang BRI yang sudah di tentukan," paparnya.

Ujat menjelaskan kuota bantuan BST dari Kabupaten Tangerang mencapai 83.333 penerima manfaat, sedangkan saat ini baru terserap sekitar 27 ribu penerima dengan total anggaran tersalurkan lebih dari 16.2 Miliar Rupiah.

" Nilai Bantuan dari Kabupaten Tangerang sama dengan Bantuan dari Pemerintah Pusat yaitu 600.000 ribu, Kita akan maksimalkan penyaluran ini sampai ke penerima manfaat dan targetnya selesai sebelum bulan akhir September tahun ini," tutupnya.

Sementara itu Rahmat salah seorang penerima bantuan mengatakan, bantuan ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan keluarga dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan.

" Iya ini kan dalam kondisi Covid19 pak, saya sebelumnya jadi tukang bangunan, sekarang susah ga ada orderan untuk kerja, saat ini apa saja kita kerjain untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga, terima kasih atas bantuannya Pemerintah," paparnya. (ANS)