FEI World Challenge 2018 Tampilkan Potensi Bibit Atlet Kuda Berkualitas

FEI World Challenge 2018 Tampilkan Potensi Bibit Atlet Kuda Berkualitas ()

JAKARTA - Kompetisi final berkuda event Federation Equestrian International (FEI) World Jumping Challenge 2018 di Detasemen Kavaleri Berkuda, Parongpong, Kabupaten Bandung pada Minggu (2/12) kemarin berlangsung meriah.

Event Presiden ZZ Equistrian Cup, Dimas Putranto mengatakan olah raga berkuda saat ini semakin diminati oleh masyarakat sehingga pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan event serupa secara berkelanjutan.

"Dengan adanya event berkuda seperti ini maka para atlet kita bisa menyalurkan bakatnya dan di monitoring oleh pencari bakat skala internasional," ujar Dimas ketika dikonfirmasi, kemarin.

Owner ZZ Equistrian, Rohalia Kharisma Zein menyebutkan dirinya terkejut dengan antusias para atlet kuda yang jumlahnya ratusan untuk menjadi terbaik.

"Tahun depan kita akan laksanakan kembali melihat animo generasi muda yang menekuni olahraga berkuda ini begitu besar," kata Rohalia.

Sementara itu, Ferry Wahyu Hadiyanto juara pertama kategori lompatan 140 cm FEI World Challenge 2018 mengatakan event berkuda sangat penting dan perlu semakin diperbanyak.

"Dengan adanya event berkuda yang rutin dan bertaraf internasional kami dapat semakin berkembang dan melatih diri menjadi uang yang terbaik," ujar Ferry.

Dikatakannya event berkuda bisa dilaksanakan di berbagai daerah agar lebih membuka kesempatan bagi para atlet di pelosok daerah.

Sementara itu, Steven Menayang atlet juara lompatan kategori 110 & 120 cm mengaku berkuda merupakan salah satu cabang olahraga yang bisa dikatakan harus terus berlatih secara terus menerus.

"Apalagi kita harus bisa menguasai dan seirama dengan kuda tunggangan kita, jadi memang tidak bisa instan," kata Steven.

Audirania Amanda Putri (19) atlet yang menyabet juara pertama kategori lompatan 110 cm dibawah 21 tahun. "Persiapan saya untuk even ini sudah dua bulan, ya semoga atlet berkuda lainnya yang belum beruntung bisa tetap semangat dan meraih hasil terbaik," kata Amanda yang sudah berkuda sejak usia 7 tahun.(hw)