Evaluasi Kota Sehat Harus Berujung Pada Sikap dan Mental Warga Kota Tangerang

Evaluasi Kota Sehat Harus Berujung Pada Sikap dan Mental Warga Kota Tangerang
Evaluasi Kota Sehat Harus Berujung Pada Sikap dan Mental Warga Kota Tangerang
(Nonstopnews.id)

TANGERANG- Pemerintah Kota Tangerang berharap pembangunan yang sudah dilakukan bisa berdampak nyata terhadap perubahan gaya hidup masyarakat. Terutama perubahan pada perilaku hidup sehat. Tak ayal, berbagai program pun digulirkan untuk menjadikan Kota Tangerang yang Sehat, Nyaman dan Aman secara nyata.

Bahkan, perancangan untuk mewujudkan Kota Tangerang Sehat, nyaman dan aman sudah dibuat secara sistematis dan terencana dan tersusun baik di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang.

Menurut Kepala Bappeda Kota Tangerang, Said Endrawiyanto, program pembangunan Pemkot Tangerang saat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata. Menurut Said, saat ini Pemkot Tangerang tengah berusaha untuk mewujudkan mental masyarakat yang berakhlakul karimah. Terlebih banyak persoalan sosial yang dihadapi kota ini, mulai dari masalah narkoba, kenakalan remaja dan juga pengangguran.

"Tidak mungkin untuk mewujudkan Kota Sehat, Nyaman dan Aman tanpa melibatkan seluruh lapisan masyarakat," ujar Said.  Karena itu, dalam Rapat Persiapan Verifikasi Kota Sehat di Ruang Akhlakul Karimah, Puspem Kota Tangerang, Selasa (25/09), dihadiri para Ketua RW dan juga Anggota PKK termasuk juga Camat dan Lurah.

Dalam Rapat Evaluasi beberapa waktu lalu, menurut Said, para pembicara mengevaluasi sekaligus stimulus semangat bagi para penggerak Program Kota Sehat. "Evaluasi ini perlu dilakukan sebagai kritik membangun. Sehingga setiap stakeholder holder mampu berbuat secara nyata bagi diri dan lingkungannya. Sehingga, ada atau tidak lomba, pola dan gaya hidup sehat dapat dilakukan secara nyata oleh warga Kota Tangerang," ungkapnya.

Menurut Hj. Siti Rochayah, Ketua Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) Kota Tangerang sekaligus pembicara dalam Rapat Evaluasi dan Koordinasi Persiapan Verifikasi Kota Sehat Tingkat Provinsi, untuk Kota Tangerang tidak terlalu banyak yang harus dibenahi. "Hanya ada beberapa titik yg perlu dibenahi dan sedikit dibersihkan. Bahkan Infrastruktur yang telah dibangun Pemkot sudah sangat memadai," ujar Siti Rochayah yang juga pernah memimpin rapat koordinasi Kota Sehat Tingkat Nasional itu.

Semisal, lanjut Siti Rochayah, pasar yang bisa dianggap kumuh, kenyataannya sudah ada wastafel dengan MCK yang baik. "Untuk Pasar Modern Hanya tinggal tambah kipas angin dan ruang ibu menyusui saja. Karena kebersihan sudah terjaga kendati masih harus ditingkatkan," ujar Ibu berusia 66 tahun itu dengan semangat.

Lebih lanjut, Siti Rochayah mengungkap bahwa beberapa tempat umum mesti diperhatikan sarana parkir, petunjuk arah serta kebersihan lautan air. "Karenanya, jika ada warga yang melihat sampah di tempat umum harus langsung mengambilnya. Karena kebersihan ditempat umum menjadi tanggung jawab kita bersama," ujar Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Tangerang itu.

Hal tersebut pun diamini Said  Endrawiyanto. Menurutnya, seberapapun anggaran yang Pemkot Tangerang keluarkan kalau tidak didukung semua kalangan, mulai para OPD, Kecamatan dan Lurah termasuk RT dan RW tidak berbuat akan menjadi percuma.

"Maka kita ingin, bagaimana pembangunan yang sudah dilaksanakan bisa merubah gaya hidup masyarakat. Karena pembangunan bukan hanya infrastruktur semata termasuk manusia dan yang ada didalamnya juga menjadi tanggung jawab kita," tuturnya.

Untuk itu, lanjut Said, melalui Program Kota Sehat diharapkan masyarakat benar-benar bisa mengimplementasikan budaya hidup bersih dan sehat di kesehariannya.

"Kita ingin masyarakat yang berbudaya, berbudaya untuk hidup bersih, hidup sehat dan hidup rapi," tukasnya.

Sementara itu terkait Verifikasi Kota Sehat yang diselenggarakab oleh Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) dan TP PKK, Said berharap momen tersebut bisa menjadi bahan evaluasi untuk lebih membudayakan Pola Hidup Bersih dan Sehat di masyarakat.

"Kita berharap dengan program PHBS ini dengan evaluasi saat ini benar benar mengevaluasi diri, apa kekurangannya untuk di perbaiki untuk dikembangkan karna kita ingin kota kita menjadi kota yang mampu memberikan kesejahteraan untuk seluruh masyarakat dan itu hanya bisa di lakukan kalau program - program pemerintah ini bisa di jalankan dengan baik oleh seluruh masyarakatnya," tutupnya.(Advetorial