Ekspresi Stefano Lilipaly Usai Cetak Gol yang Nasionalis Banget, Setuju?

Ekspresi Stefano Lilipaly Usai Cetak Gol yang Nasionalis Banget, Setuju? ((istimewa))

JAKARTA - Nama lengkapnya Stefano Jantje Lilipaly. Pemain naturalisasi ini ketika mampu menceploskan bola ke gawang lawan ekspresi emosinya bisa digambarkan sangat nasionalis murni seolah bukan seperti orang yang lama tinggal dan dibesarkan di Belanda.

Stefano atau Lilipaly begitu ia akrab disapa, lahir di Arnhem pada Januari 1990 lalu sejatinya pernah membela Timnas Belanda U-15 hingga U-18, namun menyatakan lebih memilih Indonesia untuk level senior.

Timnas Indonesia butuh pemain naturalisasi. Pada Januari 2011 Lilipaly dipanggil Badan Tim Nasional PSSI untuk mengikuti seleksi tim nasional sepak bola Indonesia U-23 yang disiapkan untuk Sea Games 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012, tapi sempat membatalkan kedatangannya ke Indonesia lantaran belum pulih dari bekapan cedera.

Pada 14 Agustus 2013, ia mengawali debut resminya di tim nasional Indonesia melawan Filipina dan membuat 1 assist. Pertandingan berakhir 2-0 untuk kemenangan Indonesia.

Gol perdana Lilipaly untuk Timnas Indonesia adalah di pertandingan melawan Timnas Singapura di Piala AFF 2016, gol tersebut merupakan gol penentu kemenangan Timnas Indonesia sekaligus mengantarkan garuda lolos ke babak semi final Piala AFF 2016.

Kini sebagai pemain naturalisasi yang merumput di Bali United dan tergabung di skuat Timnas U-23 Stefano telah membubukan 3 gol selama pertandingan babak penyisihan Asian Games.

Saat mengantarkan kemenangan atas timnas U-23 Hong Kong 3-1 ia mencatat 2 asist dan 1 gol di menit 85 pada laga pamungkas penyisihan Grup A Asian Games 2018, di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Senin (20/8/2018) ada yang menjadi perhatian publik pecinta sepakbola tanah air.

Yang menjadi pembeda meskipun tercatat sebagai pemain naturalisasi dalam laga penting itu betapa ‘gilanya’ saat melihat gestur dan ekpresi yang ia diperlihatkan. Meski ada garis keturunan Maluku ia tampak emosional layaknya memang membela timnas asal bangsa kelahirannya. Pasca mencetak gol Stefano seakan ingin menancapkan merah putih di tengah pertandingan.

Indonesia saat pertandingan maha penting itu malahan sempat tertinggal oleh gol pemain Hong Kong yakni Hok Ming Lau di menit 38.

Tetapi semenjak babak pertama Lilipaly yang pernah berkarir di FC Ultrecht memang gigih hingga akhirnya memberikan umpan matang kepada Irfan Jaya yang dikonversikan menjadi gol penyeimbang di menit 46 pada babak ke dua.

Di pertandingan itu Lilipaly tidak sendiri tercatat sebagai pemain naturalisasi, ada nama Alberto Gonçalves da Costa alias Beto yang sama gigihnya saat membela Timnas Asian Games. (pm/red)