DPRD Sebut Bapenda Banten Minim Inovasi, Tunggakan Pajak Capai Setengah Triliun Lebih

DPRD Sebut Bapenda Banten Minim Inovasi, Tunggakan Pajak Capai Setengah Triliun Lebih (Kepala Bapenda Banten, Opar Sohari/ist)

NONSTOPNEWS.ID – Komisi V DPRD Banten menyoroti tunggakan pajak hingga dengan jumlah jutaan kendaraan. Terhitung dari kendaraan roda 2 maupun roda 4. Bapenda Banten diminta inovasi kebijakan agar penunggak pajak tertagih.

Pasalnya jika potensi pajak tertunggak dioptimalkan, maka akan menambah pendapatan asli daerah (PAD) untuk Banten.

“Dari tahun ke tahun tunggakan pajak kendaraan semakin banyak. Ini tugas bagi Bapenda Banten. Tadi sekitar 2 juta kendaran yang masih nunggak, baik roda 2 maupun lebih, dan 80 persennya roda dua,” ucap Gembong R Sumedi Ketua Komisi III DPRD Banten saat ditemui di ruangannya, Jumat (7/8/2020).

Politisi PKS ini menambahkan, kalau potensi tersebut dimanfaatkan atau dioptimalkan, maka bisa menambah hingga Rp636 miliar.

“Bapenda memang sudah mengupayakan, diantaranya dengan penarikan dilakukan door to door dan denda dihapuskan untuk progresip selama setahun. Tapi memang perlu ada inovasi lainnya,” katanya.

Pihaknya mendorong agar Bapenda berinovasi, seperti memikirkan mana wajib pajak yang berpotensi untuk dikasih keringanan membayar pajak.

“Usulannya kita menelisik data-data yang nunggak 5 tahun ini agar diberikan kemudahan, entah itu diskon atau apa. Lumayan buat menarik, dari pada sekian juta kendaran tidak tertarik, masih mending kita kasih diskon. Karena banyak masyarakat kalau sudah nunggak 5 tahun ke atas mereka takut membayar pajak,” kata Gembong.

Dia menambahkan, ada aturannya kalau di atas 7 tahun itu bisa hangus. Makannya itu salah satu upaya agar mereka jangan sampai nunggak lebih dari 7 tahun.

“Saat ini tunggakan bukan makin turun malah tambah naik terus. Memang potensi semakin naik, itu betul. Tapi masa iya tunggakannya ngiringin terus,” tukasnya. (PM/red)