DPMPTSP Kota Tangerang Gelar Sosialisasi Pelayanan Perizinan Dan Forum Konsultasi Publik

DPMPTSP Kota Tangerang Gelar Sosialisasi Pelayanan Perizinan Dan Forum Konsultasi Publik
DPMPTSP Kota Tangerang Gelar Sosialisasi Pelayanan Perizinan Dan Forum Konsultasi Publik
(Mn-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengadakan Sosialisasi Pelayanan Perizinan Dan Forum Konsultasi Publik Tahun Anggaran 2018 di Aula Kecamatan Karawaci, Rabu ( 21/8/2019).

Kegiatan Sosialisasi Pelayanan Perizinan berbasis Online ini dibuka oleh Sekertaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Fatchul Hadi.

Menurutnya, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan gambaran dan informasi kepada masyarakat dan stakeholder lainnya terkait usaha yang dilakukan DPMPTSP Kota Tangerang dalam meningkatkan pelayanan publik.

“Tujuan sosialisasi ini diadakan agar masyarakat paham dengan perizinan, sekarang ini sudah era digitalisasi agar masyarakat tahu bagaimana cara mengurus izin secara online,” ujarnya.

Lanjutnya, sebanyak 123 perizinan yang kini dapat di akses melalui DPMPTSP Kota Tangerang yang terdiri dari 76 izin bidang Pemerintahan dan Kesra dan 11 non izin, 10 izin bidang pembangunan dan 6 non izin, 19 izin bidang penanaman modal dan 1 non izin.

“Semakin dimudahkan dengan penerapan perizinan online terhadap 123 jenis perizinan maka Penggunaan aplikasi yang memudahkan, diyakini dapat meningkatkan investasi di Kota Tangerang,” ujar mantan Sekdis Perhubungan.

Fatchrul menjelaskan adanya Perwal No 52/2017 seluruh perizinan sudah dilimpahkan ke DPMPTSP. Di mana seluruhnya dapat dilakukan secara online.

"Ini salah satu inovasi dari kami. Saat ini sudah 123 produk perijinan yang dapat dilakukan secara online," tambahnya.

Selain itu, guna mempermudah masyarakat mendapat informasi, sambung Fatchrulhadi, DPMPTSP juga telah menyediakan mobil keliling yang saat ini berjumlah tiga unit.

"Kami juga sudah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia. Jadi perijinan yang sudah terbit dapat dikirim ke rumah. Pemohon jangan sampai salah mencantumkan alamat tempat tinggalnya," tambahnya.

Sementara itu Camat Karawaci, Tihar mengatakan,  pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas sosialisasi tersebut.

"Mudah-mudahan warga dan aparat bisa memahami sehingga kedepannya dapat mengambil kebijakan yang tepat," tukasnya. (Mn)