Dishub Tangsel Beberkan Penggunaan Anggaran BTT Covid-19 Total 1,5 Miliar Lebih, Dinas Lain?

Dishub Tangsel Beberkan Penggunaan Anggaran BTT Covid-19 Total 1,5 Miliar Lebih, Dinas Lain? (Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Purnama Wijaya/KB)

NONSTOPNEWS.ID - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Purnama Wijaya, blak-blakan membeberkan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) yang bersumber dari pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Purnama mengungkapkan, total BTT Covid-19 di Dishub Tangsel sebesar Rp1.517.630.000 yang dibagi kedalam tiga tahap pencairan Uang Persediaan (UP), seraya merinci disetiap rupiah penggunaannya.

“BTT Dishub untuk 7 posko check poin saat  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yakni posko perbatasan kota, exit tol Pondok Aren, Sandratex, pos depan pool bus Kramat Jati, perempatan Viktor, stasiun Rawa Buntu, dan Muncul,” ungkapnya, dikantor Dishub Tangsel, Jalan Raya Puspitek, Setu, Selasa (16/6/2020).

Lebih lanjut Ia memaparkan, di tujuh posko check poin atau pos pantau PSBB, terdapat pula belanja sejumlah kebutuhan akomodasi dan beberapa fasilitas posko, termasuk pula makan minum para petugas posko.

“Kebutuhan untuk makan minum 16 orang dikalikan 4 kali, dikalikan 7 titik, dikali 14 hari. Ada makan minum ringan juga hitungannya sama dikalikan 14 hari. Isi air galon selama 14 hari. Untuk kopi, sewa tenda, meja, dispenser 7 buah dan genset kita beli, dan anggaran tersebut dipergunakan untuk beberapa keperluan lainnya,” jelas Purnama.

Selanjutnya, purnama mengatakan, anggaran BTT juga dipergunakan untuk kegiatan pengalihan arus, dimana didalamnya terdapat honor para petugas.

“Kegiatan pengalihan arus lalu lintas pada malam hari, di Gading Serpong, depan RS Sari Asih Ciputat, di Muncul, perempatan Viktor, beberapa pintu keluar tol, dekat Burger King Bintaro. Pada kegiatan ini ada tambahan petugas dan uang pengganti makan minum petugas, sampai jam 5 subuh satu orang 65 ribu. Kemudian kita menyediakan bus untuk antar jemput medis,  bensin dan makan minum supir,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini pencairan UP BTT Covid-19 kurang lebih sebesar 78 milyar pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Tangsel. Namun, hampir semua OPD tersebut belum diketahui mengenai detil penggunaan anggarannya.

Disisi lain, terdapat pula dua Bagian pada Sekertariat Daerah (Setda) Kota Tangsel menggunakan anggaran BTT. Meski dua bagian tersebut tidak termasuk dalam satuan gugus tugas penanganan Covid-19, yakni Bagian Kesejahteraan Rakyat sebesar Rp1.949.632.600, dan Bagian Pemerintahan sebesar Rp2.334.000.000.

“BTT itu, kemarin kita pelaksaannya terkait dengan video ceramah Covid-19 itu ya, itu ada video yang masuk ke kita berdasarkan surat edaran Walikota. Jadi ada video yang masuk kita kasih uang penghargaannya satu juta, salah satunya tentang covid, kepedulian,” kata  Kepala bagian Kesra Setda Pemkot Tangsel, Heli Slamet. (kb)