Diduga Pakai IMB Bodong, Satpol PP Bernyali Segel Proyek Lippo Mal?

Diduga Pakai IMB Bodong, Satpol PP Bernyali Segel Proyek Lippo Mal? ()

TANGSEL - Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Embarcadero Bintaro yang saat ini pembangunannya sedang berjalan, diketahui diduga bodong alias palsu. 

Meski papan IMB bangunan tersebut terpampang, namun hal itu (IMB) hingga kini belum dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel.

Kepala DPMPTSP Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo menyatakan, bahwa IMB pembangunan gedung Embarcadero Bintaro masih dalam proses finalisasi dan IMBnya belum dikeluarkan.

"Pernah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) nanya, kita sudah kasih jawaban bahwa itu (Embarcadero Bintaro) belum ada IMB yang kita terbitkan. Kalau masih dalam proses iya, proses ya, tapi kalau IMBnya clear, belum kita terbitin," kata Bambang kepada wartawan, Rabu (26/9/2018) malam.

"Bukan (IMB Asli), itu kan awalnya banget, jadi tidak dikerjakan. Jadi dia melakukan perubahan juga rencananya. Memang seharusnya (lakukan perubahan). Katanya sudah gali-gali ya? Kalau gali-gali sebetulnya sih nggak boleh, tapi kita tidak bisa melakukan kayak dulu ya, dulu kan kita suratin segala macam, nggak bisa," tambahnya.

Bangunan yang informasinya akan menjadi gedung termegah di Kota Tangsel tersebut, terletak di Jalan Raya Jombang, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegak Perundang-undangan, di Satpol PP, Oki Rudianto menanggapi, untuk bangunan-bangunan yang tidak berijin, itu menyalahi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2015 tentang bangunan gedung, dimana disebutkan bahwa, tidak boleh membangun sebelum memiliki IMB.

"Untuk itu, tindakan dari kami yang pertama, kami akan turun ke lapangan untuk melihat lokasinya, kemudian kita surati yang bersangkutan untuk menghentikan pembangunan. Kalau tidak segera diindahkan, akan kita segel untuk menghentikan," ujar Oki, Kamis (27/9/2018).

"Setelah kita segel, baru kita sampaikan perintah bongkar kepada yang bersangkutan untuk membongkar bangunan tersebut, tapi sebelumnya kita arahkan kepada yang bersangkutan agar mengurus ijinnya. Jika mereka tidak mau mengurus ijinnya, baru kita suruh bongkar, kalau mereka tidak mau membongkarnya kita akan anggarkan di APBD untuk melakukan pembongkaran bangunan," tegasnya.

Sekedar informasi, bangunan Embarcadero Bintaro, rencananya akan dibangun Lippo Mall, Apartemen dan Rumah Sakit, dan sempat menjadi pembicaraan di salah satu media sosial. (ak)