Diduga 'Ngemel', Banyak Truk Melebihi Tonase Bebas Lewat Jalan Kota Tangsel Siang Hari

Diduga 'Ngemel', Banyak Truk Melebihi Tonase Bebas Lewat Jalan Kota Tangsel Siang Hari ()

TANGSEL - Banyaknya truk bermuatan melebihi kapasitas muatan atau over tonase, berkeliaran di jalan-jalan dalam Kota Tangsel siang hari. Truk dengan 10 roda tersebut, terlihat membawa muatan pasir serta tanah, yang beberapa kali nampak tak tertutup terpal. Hal itu, sangat membahayakan pengguna kendaraan lain, terlebih pengguna kendaraan bermotor.

Yanto salah seorang pengguna kendaraan bermotor mengaku resah dengan keadaan tersebut. Terlebih kondisi muatan yang tidak tertutup terpal.

"Saya lihat kadang bawa pasir, bawa tanah. Muatannya ngga ditutup terpal. Kan bahaya, kalau pas ada logakan, atau lubang, kan ada pasir atau tanah yang tumpah, meski sedikit, kalau kena mata kan bahaya, apalagi pas kita ada dibelakang truknya, pokoknya bahaya deh," kata Yanto, Selasa (21/8/2018).

Seperti diketahui dalam Perwal 03 Tahun 2012 pada pasal 1 ayat 1, kendaraan angkutan barang yang diatur adalah kategori kendaraan barang Muatan Sumbu Terberat (MST) lebih dari 8 ton, daya angkut maksimal 5500 kilogram, lebar maksimal 2100 milimeter dan jenis tronton, kendaraan atau kereta tempelan serta kendaraan atau kereta gandengan.

Sebelumnya Pemkot Tangsel hanya mengatur waktu operasionalnya mulai pukul 05.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB. Melalui regulasi terbaru ini, maka kendaraan bertonase berat setiap harinya dilarang melintas di sepanjang Jalan Raya Serpong mulai pukul 05.00-22.00 WIB.

Sementara itu, salah seorang sopir yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, dirinya dapat melintas jalan raya tersebut, dengan memberikan pelicin kepada oknum petugas.

"Yang penting ada uang rokok buat nge-mel. Soalnya waktu ada razia juga kita mah lewat aja, karena bos saya sudah kasih jatah bulanan ke 'orang dalem'," kata Sumber.

Sementara itu, Kabid Angkutan, Ponco Budi Santoso, dan Kabid Keselamatan, Pengawasan dan Pengendalian (Keswasdal), Dedi Mulyadi, belum memberikan keterangan terkait penegakkan Perwal tersebut. Informasi dinas terkait, akan dipublikasi pada berita selanjutnya. (ak)