Dicerai Istri, Pria Asal Pandeglang Serang Kantor Polisi

Dicerai Istri, Pria Asal Pandeglang Serang Kantor Polisi (Ilustrasi/Net)

NONSTOPNEWS.ID - Jamaludin, (42) warga Pandeglang yang ditangkap usai mencoba melakukan penyerangan di Polsek Batu Ceper, Kota Tangerang, ternyata mengidap gangguan jiwa lantaran dicerai istrinya sejak enam tahun silam.

“Semenjak dicerai istrinya, dia agak mengalami gangguan jiwa. Jadi di kampungnya Pandeglang itu dia sering ngacau ngomongnya,” tutur Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim berdasarkan keterangan pihak keluarga pelaku, Selasa, (29/102019).

Rachim menuturkan, di kampung halamannya Jamal memang sering menyambangi beberapa tempat fasilitas publik sambil membawa senjata tajam jenis golok yang ditaruh di pinggangnya.

“Jadi sering bawa golok ke instansi pemerintah, Polsek dan bilang soal pejabat-pejabat dan ingin dilantik jadi presiden. Tapi kalau diminta goloknya sama satpam dia enggak melawan,” katanya.

Untuk memastikan kejiwaan Jamal, ia menjelaskan Satreskrim Metro Tangerang Kota telah melayangkan surat pemeriksaan ke rumah sakit. Menurut Rachim, Jamal akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSUD Kabupaten Tangerang pada ari ini, Rabu, 30 Oktober.

“Penyidik sedang membuat surat permintaan visum kejiwaan ke RSUD Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Bila nanti terbukti menderita gangguan jiwa, Jamaludin tidak akan dijatuhi hukuman pidana seperti yang tertuang pada Pasal 44 ayat (1) KUHP. Pelaku pun akan diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) atau diserahkan ke Dinas Sosial untuk dirawat menjalani terapi.

“Nanti kalau waras kena Undang-Undang Darurat. Intinya yang bersangkutan diduga mengalami gangguan kejiwaan. Penyidik akan meminta pemeriksaan gangguan kejiwaan kepada dokter ahli jiwa,” imbuh Abdul. (PM/Red)