Diancam Akan Ditembak  Pencuri HP Minta Ampun

Diancam Akan Ditembak  Pencuri HP Minta Ampun ()

TAMBORA - Seorang pencuri handphone (HP) berinisial MB(23) berteriak minta ampun kepada anggota Buser Polsek Tambora yang mengejarnya bersama warga di Jalan Jembatan Besi V RT08/04 Kel. Jembatan Besi , Kec. Tambora, Jakarta Barat. 

Tersangka menyerahkan telepon sesular curiannya sambil menyodorkan kedua tangannya supaya diborgol. Setelah polisi sebelumnya mengancam akan menembak jika pelaku mencoba kabur.

"Saya jangan ditembak pak. Ini handphonenya," ucap tersangka MB (23) sebelum kemudian digelandang petugas ke Polsek Tambora. Semula sejumlah warga terlihat kesal akan mengeroyoknya tapi dicegah Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Supriyatin yang berada di tempat kejadian.

Menurut Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, aksi pencurian dilakukan tersangka MB terjadi Jumat (8/13) pagi sekitar Pkl 05:30 WIB, ketika penghuni rumah bangun tidur melihat seorang pemuda sudah berada di dalam rumahnya.

"Korban Ny. Yu (34) begitu melihat  pelaku kabur membawa HP yang diletakkan di meja belajar anaknya lantas berteriak maling sehingga mengundang perhatian warga yang kemudian mengejar pelaku," terangnya didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin, Senin (10/12/2018) pagi.

Dikatakan kapolsek, maling HP tersebut berusaha lari ketika dikepung warga. Namun ketika ramai warga mengejar pencuri itu melintas anggota Buser Polsek Tambora yang sedang patroli kewilayahan pakai sepeda motor.

Tersangka pun dikejar. Semula tak menggubris petugas yang memintanya menyerah. Tapi ketika diancam akan ditembak MB balik menyerah minta ampun.(wr/hw)