Di Kelurahan Honorer Pimpin PNS, Tangsel Kekurangan SDM? 

Di Kelurahan Honorer Pimpin PNS, Tangsel Kekurangan SDM?  ()

TANGSEL - Di kelurahan Tangerang Selatan ternyata masih banyak staf yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dipimpin Plt lurah berstatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

Menurut informasi dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, diketahui ada 3 kelurahan yang memiliki pemimpin bukan dari PNS.

Ketiga kelurahan tersebut antara lain, Kelurahan Setu, Buaran dan Kelurahan Babakan.
 
Ia mengatakan, status TKS bukan saja pada jabatan Lurah. Ada beberapa jabatan strategis seperti Sekretaris Lurah, Kepala Seksi, yang juga merupakan tenaga honorer.

Anehnya, meski sudah lama kebijakan ini dilakukan, masih banyak masyarakat belum mengetahui apakah sah atau tidak kebijakan ini.

Sucipto, warga Kelurahan Babakan mengatakan selama ini tidak mengetahui status Lurahnya itu. Namun, sepengetahuannya jabatan lurah sudah pasti diduduki Pegawai PNS.

“ Kalau dulu emang saya tau kalau Kepala Desa dipilih langsung oleh masyarakat , tapi yang sekarang kan sudah dipilih walikota. Makanya harus PNS dong, “ ucap Sucipto.

Ia merasa lucu jabatan Kelurahan di wilayah masih ada yang belum PNS. Menurutnya ada pelanggaran yang dilakukan pejabat Pemerintahan Tangsel jika melakukan penggangkatan pejabat kelurahan diluar PNS. 

“Lucu ya, Stafnya PNS, pimpinannya TKS. Kalau saya sih yakin itu ada pelanggaran, masa bisa-bisanya lurah diambil dari pegawai honorer, malu lah! Emang gak ada lagi apa PNS yang bisa,“ sindir Sucipto

Sampai berita ini diturunkan, Komisi Aparatur Sipil Negara (ANS) Tangerang Selatan, Waluyo belum bisa berkomentar. Saat dihubungi melalui sambungan telpon tidak diangkat.

Sementara itu, Dirjen Otonomi Daerah, Soni Sumarsono menyatakan, pihaknya akan mengklarifikasi kebenaran honorer yang bekerja menjadi Plt Lurah.

"Lurah itu PNS, stafnya Camat, bukan honorer swasta. Beda dengan Kepala Desa (Kades). Nanti akan minta klarifikasi," kata Soni melalui whatsapp grup jurnalis.

Terpisah, saat dihubungi melalui telepon Camat Serpong Mursinah menyatakan, ada beberapa Plt lurah yang masih TKS, namun kebijakan pengangkatan Plt tersebut, menjadi kewenangan Walikota.

"Iya mas betul (Plt Lurah dari TKS). Tapi itu kebijakan Walikota, saya ngga berani," kata Mursinah. (ak)