Di Hukum Mati, Bandar Narkoba Ratusan Sabu Asal China Kabur dari LP Tangerang

Di Hukum Mati, Bandar Narkoba Ratusan Sabu Asal China Kabur dari LP Tangerang (Rk/nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Tahanan penyelundup 110 kg sabu kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Tangerang. Tahanan asal China itu merupakan tahanan narkoba yang di vonis hukuman mati.

"Betul memang ada yang kabur malam Senin itu, sudah di tangani Dirjen Pas, tim juga sudah turun pemeriksaan," kata Kepala Lapas Klas I Tangerang, Jumadi, saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya oleh awak media, Jumat (18/09).

Bandar narkoba bernama Cai Changpan  itu melarikan diri dengan membuat lubang dari kamarnya dan tembus ke gorong-gorong saluran air.

Cai Changpan dikabarkan kabur pada Senin, 14 September 2020 lalu dengan cara menggali lubang dari kamar tahanannya yang bisa menembus hingga pemukiman warga.

Diketahui, tahanan penyelundup 110 kg sabu pada 2016 silam itu ternyata pernah melakukan aksi serupa.

Saat menjadi tahanan di rutan Direktorat Narkoba Mabes Polri di Cawang, Jakarta, Cai kabur bersama teman tahanan lainnya pada 24 Januari 2017 dengan cara hampir mirip. Dia melubangi tembok mandi menggunakan batang besi. Kemudian mereka memanjat tembok setinggi 2,5 meter.

Tak lama menghirup udara bebas, tanggal 27 Januari 2017 Cai dan komplotannya berhasil ditangkap di Sukabumi dan kembali masuk penjara.

Dia pun disidang bulan Juli 2017 di PN Tangerang dan dijatuhi hukuman mati. Tidak terima mendapat vonis mati, Cai melawan dengan mengajukan banding pada Oktober di Pengadilan Tinggi (PT) Banteng, namun ditolak majelis hakim.

Pria kelahiran Fujian, 07 Januari 1967 itu lalu masuk ke penjara Klas I Tangerang dengan pengamanan yang ketat. Baru tiga tahun di dalam sel, dia melarikan diri.
(Cnn/red)