Deklarasi #2019GantiPresiden di Tangsel Terancam Batal, Polisi Belum Terima Pengajuan Izin

Deklarasi #2019GantiPresiden di Tangsel Terancam Batal, Polisi Belum Terima Pengajuan Izin ()

TANGSEL - Deklarasi #2019GantiPresiden yang rencananya akan digelar pada Minggu (9/9/2018) mendatang, terancam batal. 

Sebab, sampai saat ini pihak kepolisian dalam hal ini Polres Tangerang Selatan (Tangsel), belum menerima permohonan izin perihal kegiatan tersebut. 

"Sampai saat ini tidak ada yang mengajukan izin kepada kami," kata Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, saat dihubungi Nonstopnews.id, Jumat (7//9/2018).

Ditanya seandainya panitia mengajukan izin, Ferdy mengatakan tidak akan memberi izin acara deklarasi itu dengan pertimbangan akan menimbulkan gesekan di masyarakat.

"Kita tidak berikan izin dengan pertimbangan akan menimbulkan gesekan di masyarakat," ujarnya.

Kapolres pun menambahkan, jika tetap berlangsung tanpa izin, aparat akan membubarkannya.

"Polisi akan melihat situasi di lapangan. Kalau nanti ternyata akibat gerakan mereka, di masyarakat bisa terjadi gesekan, ya kita bubarkan," jelas Ferdy.

Diketahui, beredar viral pamflet di media sosial deklarasi relawan #2019GantiPresiden, yang direncanakan digelar pada hari Minggu (9/9/2018), di Kota Tangerang Selatan, tanpa menyebutkan lokasi persisnya. Dalam pamflet tersebut, terpampang foto kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS),  Mardani Ali Sera, mantan artis Neno Warisman.

Sementara itu, penolakan deklarasi  #2019GantiPresiden di Tangsel dalam kurun waktu seminggu ini, sudah terjadi dua kali. Yang pertama pada Selasa (4/9/2018) di Alam Sutera dan yang terbaru, aksi penolakan terjadi di Pondok Aren, Jumat (7/9/2018) siang tadi. (ak)