Dekat Rumah Pribadi Gubernur Banten, Daging Babi Oplos Beredar

Dekat Rumah Pribadi Gubernur Banten, Daging Babi Oplos Beredar
Dekat Rumah Pribadi Gubernur Banten, Daging Babi Oplos Beredar
(Rk-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Jelang Idul Fitri 1441 Hijriyah,  Polres Metro Tangerang Kota menangkap tersangka AD dan RT. Keduanya adalah penjual daging sapi yang dioplos dengan daging babi di Pasar Bengkok, Kelurahan Pinang Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. 

Lokasi pasar Bengkok tak jauh dari kediaman pribadi gubernur Banten, Wahidin Halim yang hanya berjarak sekira 500 meter.

Berdasarkan pengakuan, dalam melancarkan aksinya menawarkan kepada konsumen, bahwa daging yang dijualnya adalah daging yang dikirim dari luar negeri (impor).

“Ketika saya jual, saya bilangnya impor aja,” kata AD di Mako Polres Metro Tangerang Kota, Senin (18/5/20).

AD menuturkan, dalam satu hari dia bisa menjual daging oplos tersebut sebanyak 20 sampai 25 kilogram. Dia menjual daging tersebut lantaran harganya murah, yaitu hanya Rp35 ribu per kilogram dan selama menjual daging tersebut, sejak Maret, dia sudah meraup keuntungan sebesar Rp20 juta.

AD juga mengaku dia tidak memiliki pelanggan. Dia hanya menjual kepada para konsumen yang datang.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanuddin menjelaskan, berdasarkan hasil laboratorium, daging yang dioplos tersebut juga mengandung formalin.

“Mungkin tujuannya biar keliatan segar,” ucap Burhanuddin.

Sebelumnya, Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang penjual daging sapi yang dioplos dengan daging babi di Pasar Bengkok, pada Sabtu (16 Mei 2020). 

Penangkapan tersebut dilakukan saat inspeksi mendadak oleh Tim Terpadu Ketahanan Pangan dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang dan Jajaran Timsus dari Reskrim Polres Metro Tangerang Kota pada Rabu, 13 Mei 2020,. 

Dalam inspeksi itu mendapatkan barang bukti sebanyak 500 kilogram daging babi dari tersangka RT sebagai penyuplai daging babi tersebut. (sbn/rk)