Dari 3 Kursi DPR-RI Dapil Babel, Kobalen Urutan Pertama ke Senayan

Dari 3 Kursi DPR-RI Dapil Babel, Kobalen Urutan Pertama ke Senayan (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Pada 13 April 2019 kemarin, TSJ Circle merilis hasil survey keterpilihan calon anggota DPR RI dari dapil Bangka Belitung.

Bertempat di Hotel Redstar Jakarta, Miftahul selaku wakil ketua TSJ Circle mengatakan bahwa dari 3 kursi DPR-RI yang diperebutkan dari dapil Bangka Belitung, hanya 1 partai yang dapat mempertahankan posisinya yaitu PDI-P. Sementara kursi Golkar dan Demokrat di rebut oleh Gerindra dan Nasdem.

"Kali ini kami juga melakukan survey terhadap partai politik, dan hasilnya posisi golkar dan demokrat di geser oleh Gerindra dan Nasdem. Pdi-p masih tetap walau tidak diposisi pertama," ujar Miftahul.

Posisi pertama justru diisi oleh Partai Gerindra dengan 38,3 %, disusul PDI-P dengan 27% dan Nasdem 18,7%. Selain karena upaya struktural partai dan para caleg-calegnya, hal ini juga didasari pada efek ducktail yang di dapat oleh Partai Gerindra karena memiliki capres yang didukung oleh para ulama. Sementara efek Ahok yang bergabung ke PDI-P justru tidak membawa pengaruh positif di Bangka Belitung, justru posisi PDI-P tergeser.

Nasdem mendapat posisi ketiga, hal ini dikarenakan sebagian besar responden mengaku memilih Nasdem karena mengenal tokoh-tokoh masyarakat yang tergabung di partai tersebut.

"Persaingan antar partai di Bangka Belitung sangat dinamis, karena hanya memperebutkan 3 kursi DPR-RI. Golkar menduduki posisi ke 4 dan Demokrat diposisi ke 5, namun tidak dapat kursi," lanjut Miftahul.

TSJ Circle juga membeberkan siapa caleg yang akan lolos dari ketiga partai tersebut. Dalam survey elektabilitas seluruh caleg DPR RI dari Bangka Belitung, didapati Kobalen unggul di urutan pertama dengan 33,7%, disusul Rudianto Chen dengan 28,2%, dan Lusyani Suwandi 18,3%.

"Kobalen merupakan caleg yang paling berpeluang lolos," ujar Miftahul.

Survey ini mengunakan metode multistage random sampling, yang dilakukan pada tanggal 9-12 April, dengan melibatkan 900 responden di seluruh Kab/Kota se Bangka Belitung, dengan margin eror 2,8-3%.

Sementara hasil survey pilpres, Prabowo-Sandi unggul dengan 54%, dan Jokowi-Amin dengan 38%, yang memilih golput 13%, dan yang tidak menjawab ada 6%.

"Kami sengaja memberi opsi golput, untuk mempertegas alasan masyarakat, dan alasan golput yang terbesar, masyarakat tidak percaya hasil pileg maupun pilpres ini akan mempengaruhi kehidupan mereka secara langsung," tutup Miftahul. (red)