Dana Hibah 16 Miliar Sudah di Acc, Kok Proposalnya Belum Diserahin?

Dana Hibah 16 Miliar Sudah di Acc, Kok Proposalnya Belum Diserahin? (Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Dana permohonan Sertifikasi dan Pembangunan Gedung Arsip Badan Pertanahan Nasional (BPN) Senilai Rp. 16 Miliar sudah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel.

Anggaran tersebut diketahui diketok pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan pada akhir tahun 2018. BPN akan dikucurkan dana segar senilai Rp. 9 Miliar, dengan alasan sertifikasi, sementara Rp. 7 Miliar dalam bentuk fisik gedung.

Dijelaskan Wakil Ketua Komisi IV, Tarmizi bahwa dana tersebut akan digulirkan pada awal-awal tahun ini, namun pihaknya belum menerima proposal permohonan dana hibah tersebut.

"Sampai saat ini belum ada (proposal). Sampai saat ini kami belum menerima permohonan dari BPN," kata Tarmizi saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa (8/01/2019).

Tarmizi menyatakan, permohonan tersebut terbagi menjadi dua. Sebagian akan diterima dalam bentuk tunai, tambahnya, untuk penerbitan sertifikat tanah.

"Dibagi dua. Rp 9 Miliar itu nanti cash, sisanya dalam bentuk gedung. Informasinya untuk penyimpanan arsip. Itu nanti dalam kesepakatan harus ada nama penyertaan dana hibah itu untuk apa," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha BPN Tangsel Wahyudi belum memberikan komentar terkait belum diberikannya proposal permohonan hibah kepada DPRD Tangsel.

Sampai berita diturunkan, pihak BPN Tangsel belum bisa memberikan keterangan. (ak)