Cluster Elit Alam Sutera Diobok-obok Pencuri, Kok Bisa?

Cluster Elit Alam Sutera Diobok-obok Pencuri, Kok Bisa?
Cluster Elit Alam Sutera Diobok-obok Pencuri, Kok Bisa?
(Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Hunian mewah tak selamanya aman dari upaya pencurian. Kawasan perumahan yang terbilang elit dengan pengamanan ketat juga bisa bobol oleh aksi yang tergolong nekat itu.

Seperti contohnya, di bilangan Alam Sutera, Tangerang Selatan kembali menjadi sasaran kawanan pencuri spesialis rumah kosong (rumsong).

Dengan berpakaian rapi, mengendarai mobil yang tergolong kelas premium Toyota Fortuner, dan memakai modus perempuan yang berpura-pura menanyakan alamat, menjadi alasan pelaku untuk mengetahui rumah sasaran dalam keadaan kosong atau tidak.

Keempat pelaku pencurian yang berhasil diamankan yakni, Riski, Ono, Aam dan wanita bernama Nurhayati, yang tidak lain adalah istri dari tersangka Riski.

"Jika teryata rumah tersebut ada penghuninya, mereka akan mengatakan bahwa alamat yang dituju salah, seperti itu modus yang mereka lakukan," terang Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan saat memberikan keterangan pers, Senin (16/01/2019).

Dijelaskan Kapolres, bahwa kawanan pencuri tersebut, berhasil diamankan oleh petugas keamanan karena mengetahui nopol mobil yang ternyata sudah pernah melakukan aksi sebelumnya.

"Tempat Kejadian Perkara (TKP)nya ada dua. Yang pertama, di Komplek Cluster Sutera Olivia, kejadian pada tangal 8 januari, dimana mereka berhasil mengambil receiver CCTV dan satu buah Speaker," kata Kapolres.

Pelaku ditangkap saat mencoba lari dari kejaran petugas dan panik dengan menabrakkan mobil yang dikendarai ke portal Cluster Onyx, Alam Sutera.

"Dan TKP yang kedua Cluster Sutera Onyx. Di TKP kedua, mereka belum sempat menggasak rumah sasaran, karena sudah diketahui pihak keamanan, dan berhasil diamankan oleh keamanan cluster," tambah Kapolres.

Kapolres menegaskan, para tersangka melakukan aksinya di perumahan-perumahan yang tergolong kategori rumah mewah.

Dalam melakukan operasinya mereka berpakaian dan berpenampilan rapi seperti profesi orang kantoran dan memakai kendaraan mewah.

Kapolres melanjutkan, sampai dengan hari ini berdasarkan pengakuan dari pelaku, mereka sudah melakukan sebanyak 7 kali dengan modus yang sama seperti yang dilakukan di Bekasi dan Depok.

"Kendaraan mewah yang digunakan tersangka adalah mobil sewaan sehari 1 juta dan tersangka perempuan ini adalah istri kedua dari salah satu tersangka laki-laki yang bernama Aam," jelas Kapolres.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni, barang bukti satu buah obeng, satu buah kunci liter L, 5 buah KTP yang diduga palsu, satu unit kendaraan merk Toyota Fortuner VRZ No.pol B-1828-RY warna hitam beserta kunci kontaknya dan surat surat kelengkapannya.

Dan berbagai peralatan elektronik hasil kejahatan dari pelaku saat digeledah petugas dikontrakan tersangka yang berlokasi di Bekasi. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama 5 tahun. (ak)