Bukan Isapan Jempol.!!! Judulnya Gratis, Masuk SMPN Tangsel Dipungut Mahar Jutaan Rupiah

Bukan Isapan Jempol.!!! Judulnya Gratis, Masuk SMPN Tangsel Dipungut Mahar Jutaan Rupiah ((ak|nonstopnews.id))

TANGSEL - Pungutan sejumlah uang untuk bisa diterima di sekolah SMP negeri di Kota Tangsel, ternyata bukan isapan jempol. 

Meski gratis, banyak ditemukan pungutan yang dilakukan oknum yang mengaku dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel.

Hal itu diungkapkan salah seorang ibu rumah tangga yang enggan disebut namanya, yang merupakan warga Serpong. 

Dirinya mengatakan bahwa, sudah memberikan uang sebesar Rp. 5 juta, kepada salah seorang oknum di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel.

"Saya ngasih uang ke orang dinas pendidikan, Rp. 5 juta. Katanya untuk masuk ke SMP 1 Kota Tangsel," kata Sumber sambil menangis, Sabtu (14/7/2018).

Namun, betapa kagetnya, janji anaknya pasti masuk di sekolah yang telah dijanjikan tak sesuai kenyataan. Hal itu terungkap, saat perwakilan dari Dindikbud Kota Tangsel memasang lembaran pengumuman susulan, di SMP 11 Kota Tangsel.

"Kasian anak saya mas. Soalnya dia udah ikut pengenalan sekolah, takutnya ngedrop, kalau sampai ngga diterima," pungkasnya.

Masih di lokasi yang sama, Ria (Nama bukan sebenarnya) menyatakan, dirinya sudah memberikan uang kepada salah seorang oknum LSM, sebesar Rp. 8 juta. Ria dijanjikan oleh oknum tersebut, agar anaknya bisa bersekolah di SMP 11, Kota Tangsel.

"Ngasih ke LSM pak. Katanya bisa bantu masuk ke SMP 11. Saya kan tinggalnya didekat sini, makanya saya percaya sama dia (oknum LSM)," tegas Ria.

Sementara itu ditanya tentang adanya pungutan, Kadindik Kota Tangsel, Taryono mengaku akan menindak tegas oknum jika terbukti.

"Siapapun oknumnya, apapun bentuknya, apabila melanggar aturan, akan kami tindak tegas," pungkasnya. (ak)