BLT Mandek, Dinsos Kota Tangerang Sebut Verifikasi Pemrov Banten Lelet

BLT Mandek, Dinsos Kota Tangerang Sebut Verifikasi Pemrov Banten Lelet (Ilustrasi/Net)

NONSTOPNEWS.ID - Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Kota Tangerang mandek. Kemandekan bantuan senilai Rp600 ribu per kepala keluarga (KK) lantaran lambatnya verifikasi oleh Pemprov Banten.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi menyatakan, penyaluran BLT tersebut dilaksanakan dalam tiga tahap. Namun, hingga kini penyaluran BLT tersebut baru rampung tahap pertama.

Suli mengungkapkan, dari total 86.783 KK warga Kota Tangerang yang menerima BLT dari Pemprov Banten, saat ini baru sekitar 10.000 KK yang telah menerima.

“Tahap I sudah disalurkan di wilayah timu, di antaranya Kecamatan Karang Tengah, Batu Ceper, Cipondoh, Pinang, dan Larangan. Itu tahap pertama untuk 10.000 KK dari total 86.783 KK ,” ujarnya, Senin (1/6/20).

Menurut Suli, lambatnya penyaluran BLT tersebut disebabkan lambatnya verifikasi data oleh Pemprov Banten, sedangkan Pemkot Tangerang hanya bisa menunggu hingga verifikasi itu rampung.

“Masih verifikasi tingkat provinsinya. Kita kan hanya mendampingi doang, mengarahkan (penyaluran) ke sana ke sini. Kalau soal teknis, mereka yang punya duit,” ucap Suli.

Lamanya pendataan tersebut, terang Suli, umumnya karena banyaknya data ganda pengaju. Selain itu, ada juga kesalahan pendataan lainnya, seperti warga mampu yang mengajukan bantuan atau lokasi tinggal pengaju berbeda dengan alamat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Misalnya, ada orang yang mendatakan dirinya di Ciledug, tapi ternyata KTP dia masih di Cipondoh. Tangerangnya mah betul, tapi itu jadi bikin bingung soal pendataan,” terangnya.

Suli menambahkan, selain itu ada juga bantuan dari Pemerintah Pusat berupa sembako senilai Rp600 ribu (disalurkan dua tahap setiap bulan) yang saat ini masih terus disalurkan dan Pemkot Tangerang mendapatkan tambahan bantuan sebanyak 13.000 paket sembako dari Pemerintah Pusat.

“Belum bisa direkap semuanya. Kalau dari pusat kan sekitar 89.000, itu pun tambahan angka dari 75.911. Ini masih berjalan, tapi sampai saat ini belum terpenuhi semua,” ucapnya.

Lalu, lanjut Suli, ada juga bantuan dari Pemkot Tangerang berupa uang senilai Rp600 ribu. Namun, hingga kini masih belum dibagikan. Suli menyatakan, bantuan akan dibagikan jika bantuan dari Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat selesai dibagikan. (SBN/RK)