BLP Pemkot Tangsel: Proses Lelang Menggunakan Sistem yang Dibangun LKPP

BLP Pemkot Tangsel: Proses Lelang Menggunakan Sistem yang Dibangun LKPP (Kibo-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Badan Layanan Pengadaan (BLP) Sekertariat Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), menyampaikan bahwa sistem yang dipergunakan dalam pelaksanaan lelang tender proyek di Tangsel, menggunakan sistem yang dibangun oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Sub Bagian BLP Pemkot Tangsel, Deni Deniar, saat ditemui di ruangannya, gedung 2 lantai 3 pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Senin (25/11/2019).

“Kalau soal sistem, baik penggunaan web resmi, itu disini BLP Pemkot Tangsel hanya pengguna. Kita mengikuti dan menggunakan sistem yang telah di bangun oleh LKPP pusat,” tukasnya.

Dikatakannya pula, untuk program kegiatan pengadaan barang dan jasa yang dilelangkan itu, terdapat batas nominal pagu anggaran di setiap paket lelang.

“Untuk paket lelang pengadaan baik barang maupun jasa minimal itu anggarannya 200 juta rupiah, dan untuk jasa konsultasi minimal pagu anggarannya ialah 100 juta rupiah,” ungkapnya. 

Dengan sistem LKPP, BLP Pemkot Tangsel berharap semua lelang dan tender pekerjaan di kota berjuluk Cerdas Modern Religius (Cmore) dapat berjalan tertib, transparan dan akuntabel. (ADV)