Belum Dibuka Untuk Umum, Belasan Miliar Anggaran Tandon Nusaloka Digondol Maling?

Belum Dibuka Untuk Umum, Belasan Miliar Anggaran Tandon Nusaloka Digondol Maling? (Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Proyek Tandon Nusa Loka, hingga kini belum dapat dinikmati masyarakat. Pasalnya, proyek yang diklaim selesai oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tangsel ini masih tertutup pagar seng.

Pantauan Nonstopnews.id, beberapa waktu lalu, kawasan yang rencananya akan digunakan sebagai taman dan pengendali banjir ini, terlihat bangunan seolah tak terurus dan disekelilingnya banyak tumbuh rumput liar.

Proyek yang menghabiskan belasan miliar tersebut, sudah melewati dua tahap, sejak 2017 lalu. Namun hingga kini, kesan semrawut masih nampak didalam tandon.

Dikatakan Pengamat Kebijakan Publik Tangerang Public Transparancy Watch (Truth) Suhendar bahwa, sebagai lembaga publik, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus memberikan penjelasan yang gamblang untuk masyarakat.

"Jika tidak dijelaskan, maka pasti publik mencurigai bahwa terbengkalainya pembangunan tersebut pada hal-hal yang negatif. Patut diduga, terjadi karena adanya praktik korupsi di internal OPD dan/atau di eksternal, yaitu pihak ketiga," kata Suhendar kepada wartawan dalam pesan aplikasi Whatsapp, Kamis (4/4/2019).

"Yang pasti, kepala OPD adalah pengguna anggaran, sehingga dia tahu betul secara detail. Oleh karenanya, harus mempertanggung jawabkan dan menjelaskan," lanjutnya.

Sementara itu, Dua OPD yang mengerjakan proyek tersebut yaitu Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Bangunan (DBPR) seakan tidak mengetahui kenapa proyek Tandon yang terletak di Jalan Ciater Raya, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Serpong tersebut tak kunjung selesai.

Seperti yang diungkapkan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPU Tangsel Aji Awan. Dirinya hanya mengetahui pihaknya telah menyelesaikan proyek tersebut. Namun pernyataannya itu sangat bertolak belakang dengan kenyataan.

“Tandon Nusa Loka kan sudah selesai, (soal gedung) tanya yang bangun gedung, bangunan perpustakaan bukan kita, itu beda, kita gak bangun gedung. Saya ga tahu kenapa Tandon itu masih di tutup, saya tahunya itu udah selesai” tutur Aji saat ditemui di acara Workshop Peduli Situ dan Sungai di Hotel Grand Zuri, Serpong, beberapa waktu lalu.

Selanjutnya saat dikonfirmasi, DBPR malah hendak menganggarkan ulang proyek itu untuk tahap kedua dengan anggaran sekitar 6 miliar.

Namun setelah di cek di LPSE Kota Tangsel proyek itu sudah tahap ke dua, dengan begitu jika dianggarkan ulang proyek itu menuju tahap ke 3.

"Bangunan itu kita lanjutkan sekarang, tahun ini. Insya Allah mulai tahun depan atau akhir desember sudah bisa dipake. Untuk membangun yang akan datang itu tahap ke tiga dan final. Tahun ini anggaran sekitar 6 miliar. Itu pagunya kita yah, total HPSnya kami sedang susun. Lelang rencana di bulan April," diungkapkan Kepala Bidang Bangunan Perkantoran Hendri Sumawijaya.

Diketahui pembangunan Tandon Nusaloka tahap pertama 2017, menelan anggaran Rp.10 Miliar dan tahap kedua 2018 sebesar 6,25 miliar.

Berdasarkan data yang dihimpun, perusahaan yang dimenangkan untuk pengerjaan tahap pertama adalah PT. Karya Tunas Mandiri Persada sedangkan untuk tahap kedua dimenangkan oleh PT. Yasuba Dwi Perkasa. (Ak)