Begal Payudara di Tangsel Ternyata Tukang Bakso

Begal Payudara di Tangsel Ternyata Tukang Bakso (Rena/Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Kepolisian Resort (Polres) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap kasus begal payudara yang dilakukan penjual bakso terhadap pelanggan di wilayah Cipadu, Jurangmangu, Pondok Aren beberapa waktu lalu.

Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Tangsel, Komisaris Polisi (Kompol) Stephanus Luckyto menegaskan, tindak pidana pencabulan tersebut dilakukan oleh seorang penjual bakso berinisial S (22) terhadap korban TS (17) yang masih berstatus sebagai seorang pelajar pada 15 Oktober 2020 lalu.

"Pelaku pada saat itu hendak pulang dari tempat berjualan bakso ia melihat dari belakang ada korban menggunakan sepeda motor, pelaku kemudian mengubah haluan gerobaknya untuk sedikit menghalangi laju kendaraan korban, saat korban berhenti secara tiba-tiba pelaku ini meremas payudara korban," Ujar Luckyto di halaman Mako Polres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong Tangsel.

Selanjutnya terkait motif dari tindakan keji itu merupakan hawa nafsu pelaku terhadap korban yang sebelumnya

sudah dikenal. Dalam hal itu pelaku diketahui sudah menikah dengan satu istri dan satu orang anak yang tinggal di kampung.

"Karena saya terharu aja kalau melihat dia baik, engga dirayu cuma ngobrol-ngobrol aja di luar kesadaran saya hawa nafsu tinggi, keluarga di Rangkas kadang saya pulang 10 hari sekali," ujar pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 82 Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 281 KUHP tentang pelanggaran atau kejahatan di depan umum dengan ancaman minimal 5 Tahun maksimal 15 Tahun penjara.

"Terhadap pelaku tentu saja kita akan lakukan proses penyidikan tadi saya sudah uraikan pasal 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 dan pasal 281 KUHP," pungkas Luckyto. (Rn)