Bappeda: Anggaran Perubahan 2018 Harus Berbasis Peningkatan Kesejahteraan Warga Kota Tangerang

Bappeda: Anggaran Perubahan 2018 Harus Berbasis Peningkatan Kesejahteraan Warga Kota Tangerang ()

TANGERANG- Badan Perencanaan Pembanguanan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang mencatat sekitar 64 persen anggaran telah disahkan dalam Verifikasi kegiatan APBD perubahan, beberapa waktu lalu.

Menurut Kepala Bappeda Kota Tangerang, Said Endrawiyanto, saat ini Kota Tangerang memprioritaskan kepentingan masyarakat serta percepatan pembangunan pada APBD Perubahan 2018. Hal tersebut dilakukan untuk menyikapi dinamika kota yang bergerak semakin cepat.

Bahkan, lanjut Said, ada beberapa program kerja yang anggaranya dipercepat. "Seperti halnya pengadaan mebeuleur pada sekolah-sekolah baru. Jika anggaran masih terdapat pada triwulan berikutnya segera tarik ke depan sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar anak-anak," ujar Said.

Karena itu, sambung Said, setiap OPD dan stakeholder harus mampu menentukan skala prioritas demi terwujudnya visi dan misi  Kota Akhlakul Karimah di tahun 2018.

"Kita (Bappeda-red) pun berharap setiap OPD bisa menyusun kegiatan yang benar, sehingga bisa memacu gerak roda perekonomian masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Said mengungkapkan bahwa Perubahan APBD pada prinsipnya dilakukan untuk menyesuaikan APBD dengan perkembangan dan/atau oleh karena akibat perubahan keadaan. 

"Bagaimana pun, sesuai arahan Walikota Tangerang bahwa APBD perubahan ini harus mengacu pada percepatan permbanguanan serta kesejahteraan masyarakat," ungkap Said.

Karenanya, sebagai orang nomor satu di Bappeda, pihaknya serta OPD terkait di Kota Tangerang harus mampu dalam perencanaan pembangunan kota beserta penggunaan anggaran yang cermat, efektif dan efisien. Tak ayal, lanjut Said, dalam Acara Verifikasi Anggaran Perubahan, beberapa waktu lalu, terdapat 506 kegiatan yang dihilangkan. 

"Kita harus melakukan itu untuk menekan angka Silpa pada tahun ini. Selain itu, penggunaan anggaran pun harus tepat dan efektif sesuai arahan dari Walikota Tangerang," lanjutnya.

Jauh sebelum diadakannya
Acara verifikasi kegiatan APBD perubahan, Walikota Tangerang, Arief Wismansyah pernah mengungkapkan bahwa APBD Perubahan tahun 2018 harus dapat semakin menyentuh berbagai aspek pembangunan termasuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

"Kepala OPD untuk bisa menyusun program kegiatan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat. Pelaksanaan percepatan anggaran segera dilakukan jika dirasa cukup penting dan mendesak," ujar Arief.
 
 “Silahkan rencanakan kegiatan yang ada, tapi saya minta itu bisa berimplikasi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Seperti soal pengembangan UMKM, lanjut Arief dirinya meminta agar dinas tehnis yang menangani urusan tersebut benar-benar serius membina pengembangan UMKM mulai dari pengurusan izin sampai ke pemasaran.

“Artinya jangan hanya terpaku dengan melaksanakan bazar atau pameran terus udah habis itu ya udah gitu aja,” jelasnya.

Namun, tambah Arief, pihak pemerintah bisa membantu promosikan serta pemasarannya. "Apalagi, sekarang sudah ada aplikasi jual beli online dan saya yakin sekarang yang hadir di ruangan ini juga lebih sering belanja online daripada datang langsung, makanya ini harus dimanfaatkan,” paparnya.(Advertorial)