Banyak Terkena DBD, Gerebek Nyamuk Sasar Tegal Alur

Banyak Terkena DBD, Gerebek Nyamuk Sasar Tegal Alur
Banyak Terkena DBD, Gerebek Nyamuk Sasar Tegal Alur
(Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Banyaknya kasus demam berdarah membuat aparat kelurahan Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat, kembali elakukan Grebek Pemberantasan Sarang Nyamuk ( PSN) diwilayahnya. Kali ini, gerebeg PSN dilakukan di jalan Pelopor RW 05, Jumat (1/2/2019).

Menurut M. Zen, banyaknya kasus DBD di wilayah RW 05, Tegal Alur, itu karena banyak tempat yang terindikasi sebagai tempat berkembang biak nyamuk pembawa virus dengue, seperti bak mandi, ember dan ban-ban bekas. 

“Kita melihat kepedulian masyarakat belum maksimal. Lihat saja, tumpukan ban bekas ini ditelantarkan begitu saja, sehingga menjadi tempat penangkapan air. Nyamuk pun bisa bertelur,” ujarnya saat melihat tumpukan ban bekas di jalan Perintis.

Melihat masalah itu, M Zen memerintahkan kepada lurah Tegal Alur, M. Suratman untuk membersihkan tumpukan ban-ban bekas tersebut. Sementara lokasi yang ditemukan jentik-jentik nyamuk itu diberikan stiker merah. 

"Masyarakat lebih peduli dan aktif melaksanakan kegiatan PSN setiap hari. Ini dilakukan agar dapat menekan angka kasus DBD  di wilayah kelurahan Tegal Alur,"katanya.

Kepala Sudis Kesehatan Jakarta Barat, Wenintyas Purnomorini menjelaskan, kasus DBD di wilayah Tegal Alur merupakan yang tertinggi di wilayah Kecamatan Kalideres. 

"Hingga per tanggal 31 Januari, kasus DBD di wilayah Tegal Alur berjumlah 31 kasus. 
Dari jumlah tersebut, 12 kasus DBD ditemukan di wilayah di Rw 05. Sementara Rw 4 ditemukan 4 kasus DBD," jelasnya. 

Dalam kegiatan gerebek PSN, Weningtyas meminta kepada masyarakat untuk aktif melakukan PSN. Setidaknya, setiap rumah ada yang ditunjuk menjadi petugas jumantik. 

“Saya minta kepada  para ketua RT untuk mencatat nama pada setiap rumah untuk dijadikan petugas jumantik,” tuturnya. 

Kegiatan gerebek PSN di permukiman warga RW 05, Tegal Alur, diisi dengan pemberian stiker merah pada rumah yang ditemukan jentik-jentik nyamuk dan pemberian bubuk abate.  Petugas juga memberikan sosialisasi tentang PSN kepada masyarakat melalui pengeras suara TOA.

Sementara itu, Lurah Tegal Alur, M Suratman mengatakan, kegiatan gerebek PSN ini sesuai instruksi Walikota Jakarta Barat. 

"Untuk lingkungan RW 05 ini, ada delapan RT. Jadi kita berharap masyarakat sadar dan kita himbau agar mereka secara rutin membersihkan lingkungannya sendiri, seperti kamar mandi. Makanya masing masing lingkungan ada Jumantik mandiri," kata Lurah. (man)