Banyak Pelanggaran Pemilu di Tangsel, Bawaslu 'Bocan' (Bobo Cantik) Apa Ya?

Banyak Pelanggaran Pemilu di Tangsel, Bawaslu 'Bocan' (Bobo Cantik) Apa Ya? (Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Terhitung sedikitnya terdapat lima pelanggaran Pemilu di Kota Tangerang Selatan. Namun, hingga kini belum ada sanksi atau hukuman bagi pelanggaran-pelanggaran tersebut. 

Seperti data yang diterima oleh Nonstopnews.id, pelanggaran diantaranya yang dilakukan Caleg Gerindra berinisial Z, Caleg Demokrat berinisial NH dan JF, Caleg PAN berinisial AN diduga memberikan 'serangan fajar' pada H-1 pencoblosan, Rabu 17 April 2019. Dugaan pelanggaran sama, yaitu bagi-bagi uang.

Bukan itu saja, pelanggaran juga diduga dilakukan oleh salah seorang oknum Ketua Ranting PDI-P berinisial DU yang memberikan pengarahan kepada warga, untuk mencoblos Caleg pada masa tenang. Malah, kasus yang ini dilaporkan ke pihak kepolisian oleh Anda Yani Prahesti. 

"Pada masa tenang, Bu DU memberikan pengarahan tata cara pencoblosan kertas suara. Tapi, disela-sela pengarahan, DU memberikan 'perintah' untuk mencoblos Caleg DPR-RI berinisial WS dan Caleg Kota Tangsel berinisial DS. Itu kan ngga boleh, makanya saya laporin. Sampe sekarang ngga ada tindak lanjutnya dari Bawaslu," kata Ibu Rumah Tangga yang akrab disapa Hesti tersebut, Rabu (24/4/2019).

Anda Yani juga mengaku, dirinya terpaksa melakukan pelaporan ke pihak polisi karena laporan ke Bawaslu tidak ditanggapi, yakni 3 hari. Hingga kini, dirinya dan masyarakat masih menunggu keberanian Bawaslu Tangsel dalam memberikan sanksi tegas bagi para pelanggar.

Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep menyatakan pihaknya masih melakukan lidik terhadap beberapa kasus dugaan money politik serta dugaan ajakan pemcoblosan pada masa tenang, yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Yang OTT (Money Politik) masih dalam tahap lidik oleh pihak Bawaslu," kata Acep saat ditemui di Kantor Bawaslu Kota Tangsel, Kamis (25/4/2019). (Ak)