Banyak Mafia dan Sering Memble, Ini yang Bakal Dilakukan Jenderal 'Iwan Bule' Jika Pimpin PSSI 

Banyak Mafia dan Sering Memble, Ini yang Bakal Dilakukan Jenderal 'Iwan Bule' Jika Pimpin PSSI  (Komjen Mochamad Iriawan /net)

NONSTOPNEWS.ID - Kebangkitan sepak bola dinanti rakyat Indonesia. Setelah kasus mafia pengaturan skor, publik masih berharap besar soal prestasi Timnas Indonesia. Bisa dibayangkan jika melawan Vietnam saja, Timnas Garuda kerepotan. 

Nah, Calon Ketua Umum PSSI, Komjen Polisi Mochamad Iriawan menargetkan Timnas Indonesia lolos dari Piala Dunia 2026 jika dirinya terpilih senagai Ketua Umum PSSI.

Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Iwan Bule ini, menargetkan ingin juara di tingkat level Asean.

"Merasa perlu menerapkan berbagai strategi dan program inovasi dalam manajemen tata kelola persepakbolaan Indonesia," ujarnya seperti dalam rilis yang diterima Nonstopnewa.id ( Merdeka Nonstop Grup), Sabtu (13/7/2019).

Iwan Bule juga melihat sejarah, sebelum kemerdekaan, Indonesia pernah berpastisipasi dalam kancah piala dunia.

Sayangnya, prestasi tersebut tidak tampak. Saat ini, sambung dia,  untuk melawan Veitnam saja Timnas Indonesia kesulitan. "Target saya kedepan sepak bola Indonesia akan kembali bangkit, minimal ikut piala dunia dan menjadi juara Asean," terangnya.

Iwan menjelaskan bahwa saat ini masyarakat Indonesia hidup dalam industri 4.0, kolaborasi multipihak dan pemanfaatan teknologi informasi sudah menjadi keharusan. Begitu juga dalam mengelola persepakbolaan Indonesia tentu harus memanfaatkan hal tersebut. 

"Saya ingin membangun sebuah sistem data base yang mampu memberikan informasi akurat tentang kualitas masing-masing pemain. Kita himpun data pemain dari seluruh Indonesia, sampai dengan bisa mendeteksi talenta muda mana yang perlu ditingkatkan kualitasnya, hingga kita sekolahkan ke luar negeri " tegas dia.

Dari segi kompetisi sepak bola Indonesia, sambung dia, dirinnya ingin membuat tim peserta lebih sehat secara manajemen, serta membuat format dan jadwal yang lebih jelas dan tertata.

"Kami akan kucurkan subsidi sebesar 15 miliar untuk setiap tim liga 1 dan 5 miliar untuk tim liga 2. Soal pendanaan, sudah banyak sponsor yang mau bantu," janji mantan Kapolda Jabar ini. (*/red)