Bangunan Tak Berizin di Tangsel Makin Menggila, Ada yang Hanya Dapat Rekomendasi Satpol PP, Sengaja?

Bangunan Tak Berizin di Tangsel Makin Menggila, Ada yang Hanya Dapat Rekomendasi Satpol PP, Sengaja?
Bangunan Tak Berizin di Tangsel Makin Menggila, Ada yang Hanya Dapat Rekomendasi Satpol PP, Sengaja?
()

NONSTOPNEWS.ID - Setelah sebelumnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel menyegel bangunan tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di beberapa lokasi seperti Mal Serpong Paradise, Alfa Midi Melati Mas, membuktikan bahwa banyak bangunan di Tangsel yang tak berizin.

Menggilanya (marak-red) bangunan tak berizin itu, selain diduga pengusahanya bandel, tetapi juga ada oknum pejabat yang membekingi kegiatan tersebut. 

Terbaru, menurut data informasi yang diperoleh, bangunan kantor BSD Square, yang berlokasi tepat didepan Mal Teras Kota BSD, diduga tak berizin. Bangunan tersebut berdiri hanya berdasar surat rekomendasi bernomor 301/368/Bid. Gakunda terkait Pemidahan Lokasi Marketing Galery, milik PT. ALDEBARAN yang dikeluarkan oleh Satpol PP, 2018 lalu.

Dalam surat tersebut, Satpol PP memberikan rekomendasi untuk membangun gedung semi permanen untuk digunakan sebagai kantor marketing milik PT. ALDEBARAN.

Pihak Satpol PP memberikan rekomendasi berdasar pada Surat permohonan PT. ALDEBARAN nomor 04/ALD-MHN/Ext/I/18 dan Surat Dinas Perhubungan nomor 551.21/312/ANGK.

Rekomendasi berbunyi: 
"Membangun sesuai site plan, Tidak dipergunakan sebagai tempat tinggal atau peruntukan lain diluar kantor sementara, Diberi label bertuliskan kantor sementara, melaporkan secara berkala kegiatan pemasaran minimal 1(satu) tahun sekali, mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku, wajib membongkar kantor sementara tersebut setelah habis masa rekomendasi, Rekomendasi kantor bangunan sementara berlaku untuk 1(satu) tahun terhitung mulai diterbitkannya surat rekomendasi dan dapat diperpanjang bilamana diperlukan".

Tentu saja, hal ini bertolak belakang dengan Undang-undang nomor 28 tahun 2002 dan Peraturan Pemerintah RI nomor 36 tahun 2005 terkait pembangunan gedung, seluruhnya harus memiliki IMB, yang dikeluarkan oleh Kepala Daerah.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Perizinan Pembangunan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Maulana Prayoga menyatakan bahwa, bangunan yang disinyalir milik BSD Square tersebut, tidak pernah melakukan permohonan penerbitan IMB.

"Ngga pernah ada permohonan IMB dari sana (BSD Square). Nanti kita cek yah," kata pria yang akrab disapa Yoga, saat dihubungi wartawan, Senin (28/01/2019).

Dilain sisi, Kepala Seksi Penyidikan pada Satpol PP Muchsin justru berkilah bahwa dirinya tak mengerti kontruksi bangunan tersebut.

"Saya bukan ahli konstruksi jadi saya ngga tahu," kata Muchsin.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Satpol PP Kota Tangsel Chaerul Soleh belum memberikan keterangan. Bahkan, salah seorang petugas Satpol PP menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang rapat diluar. (ak)