Bangunan Salahi Aturan, Warga Citra 3 Pegadungan Minta Dibongkar

Bangunan Salahi Aturan, Warga Citra 3 Pegadungan Minta Dibongkar (Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Warga RW 13 Perumahan Citra III, Pegadungan, Kalideres meminta petugas terkait untuk menindak tegas keberadaan sebuah bangunan di sekitar kawasan ruko yang diduga tak mengantongi izin dan sudah disegel tepatnya di Blok B 24, no 1 RT 04/13,  Kalideres, Jakarta Barat.

"Kami meminta petugas untuk membongkar bangunan itu. Lahan bangunan yang didirikan itu adalah tanah Fasos Fasum. Kemudian tanahnya didirikan bangunan untuk kepentingan pribadi," ujar Jakobus selaku Ketua RT 10 RW 13, Perum Citra III, Minggu (07/04/2019).

"Kondisi dilapangan baru terlihat satu lantai. Kita berharap bangunan itu ditindak karena sangat merugikan masyarakat yang memanfaatkan lahan tersebut untuk kepentingan publik," sambung Jakobus.

Hal senada juga dikatakan Ketua RW 13 Perum Citra III, Pegadungan, Dedi Suteja, dirinya merasa bingung lantaran lahan yang seharusnya untuk parkir kini ada bangunan.

 "Saya bingung kenapa lokasi itu bisa dibangun. Padahal bangunan itu fisiknya untuk lahan parkir. Jadi harapan saya aspirasi warga dapat ditindak lanjuti oleh instansi terkait," ucap Dedi.

Dedi menjelaskan, warga sudah melaporkan terkait keluhan mereka pada pihak Citata Kecamatan Kalideres terkait soal tersebut.

Menurut Dedi, pihak Citata mengaku sudah melakukan tindakan, dari mulai Segel, SPB hingga rekomtek.

"Dengan dilakukan penindakan dari Citata itu, ya kita berharap bangunan tersebut ada tindakan selanjutnya, ya setidaknya  bangunan tersebut segera dibongkar oleh petugas yang terkait,"tuturnya.

Menanggapi masalah ini, Kasatpol PP Pemko administrasi Jakarta Barat, Tamo Sijabat mengatakan, persoalan bangunan tersebut pihaknya belum menerima rekomtek dari pihak Citata.

Namun pihaknya ujar Tamo, terkait permintaan warga itu agar dirapatkan dahulu, baik di tingkat Kota maupun tingkat Kecamatan.

"Kita belum menerima rekomtek.Tapi kita menyarankan sebaik nya di rapatkan terlebih dahulu. Mau itu di tingkat Kota atau Kecamatan sama saja,"ujarnya singkat. (man/hw)