Bandit Ranmor Asal Serang Dibedil Polisi Tambora

Bandit Ranmor Asal Serang Dibedil Polisi Tambora
Bandit Ranmor Asal Serang Dibedil Polisi Tambora
(Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Dua pelaku curanmor yang sudah meresahkam warga masyarakat, berhasil diringkus aparat tim buru sergap Polsek Metro Tambora Jakarta Barat.

Kedua pelaku, HI (33) dan AI (22), terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas lantaran berusaha melawan saat akan ditangkap dijalan Duri Bangkit Tambora.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin mengatakan, kejadian bermula pada hari Kamis tanggal 31 Janunari 2019 lalu. Saat itu tersangka HI dan Al, warga Serang, Banten ini pada pukul 22:00 WIB, berangkat dari stasiun Parung Panjang menaiki kereta api menuju stasiun Duri Tambora Jakbar.

Kemudian sesampainya di stasiun Duri, tersangka HI dan Al berjalan kaki menyusuri jalan Duri Bangkit langsung beraksi mencari sasaran sepeda motor.

"Hingga pada akhirnya melihat sepeda motor milik Korban, DF Warga Rt.012/09 Jembatan Besi,Tambora yang sedang terparkir dipinggir jalan karena ditinggal pemiliknya," kata Kapolsek.

Lanjut kata Kapolsek, setelah melihat sasaran, kedua tersangka HI als EP dan Al mendekati sepeda motor, lalu merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci Ieter T yang telah disiapkan.

"Sedangkan tersangka AI mengawasi keadaan sekitar, hingga mesin sepeda motor berhasil dinyalakan lalu kedua tersangka menaiki sepeda motor tersebut dengan maksud akan dibawa kabur," tambahnya.

"Dari kejadian tersebut anggota Polsek Tambora kemudian langsung melakukan pendalaman," tutur Kompol Iver Son Manossoh.

Hingga pada akhirnya pada hari Jum'at (1/2/2019) anggota reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Supriyatin
dan Panit Reskrim Iptu Eko Setiono sedang melaksanakan observasi wilayah di Duri Bangkit memergoki dua orang yang mencurigakan. Setelah di periksa, ternyata mereka adalah para pelaku pencurian sepeda motor yang baru saja melakukan aksinya.

"Melihat kejadian tersebut anggota berusaha melakukan penangkapan terhadap pelaku, namun saat dilakukan penangkapan para pelaku melakukan perlawanan sehingga diambil tindakan tegas dan terukur terhadap keduanya," jelas Kapolsek.

Tersangka dijerat dengan Pasal yang di sangkakan dengan Pasal 363 KUHP yaitu tindak pidana Pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman penjara 7 tahun. (man)