Bandar Kakap Sabu di Pamulang Dibekuk, Sabu 2,5 Kg Disita

Bandar Kakap Sabu di Pamulang Dibekuk, Sabu 2,5 Kg Disita (Rena/Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Benda, Pamulang, Jumat (25/9/2020).

Pengungkapan kasus tersebut atas kejadian yang terjadi pada tanggal 5 September 2020 lalu. Dari pengungkapan tersebut, Polisi berhasil meringkus seorang bandar berinisial KY.

" Mulanya KY berhasil ditangkap dengan penemuan barang bukti 1 bungkus plastik bening yang berisikan sabu dengan berat 5,40 gram dan 5 bungkus plastik sabu dengan berat 441,74 gram," ujar kapolres.

Dari pengungkapan itu polisi melakukan pengembang di rumahnya dan kontrakannya dan menemukan 2 kilogram lebih sabu.

Kapolres menjelaskan pelaku mengedarkan sabu dengan cara menitipkan atau membagikan barang tersebut ke beberapa teman yang ditemui.

Sebelumnya, KY mengaku telah menerima  beberapa kali barang haram Sabu dengan total sebanyak 5 gram. Namun barang haram tersebut sudah laku terjual. Polisi hanya berhasil menyita 2,5 kilogram yang didapat dari pelaku AI dan S yang saat ini dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Kita amankan 2,5 kilogram narkotika jenis sabu di dalam bungkus makanan teh Cina bertuliskan Alishan Jin Xuan Tea, menurut pengakuan KY,  barang tersebut selalu diterima dari AI dan telah ditetapkan dalam DPO," ujarnya.

Kasat  Resnarkoba Polres Tangsel,  Iptu Yulius Qiuli menambahkan, dengan pengungkapan tersebut, mengklaim telah  berhasil menyelamatkan 25 ribu masyarakat dari ancaman narkoba. 

Jika dihitung nilai narkotika seberat 2,5 kilogram ini senilai Rp 2,5 milyar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kasus tersebut dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau minimal 5 tahun penjara. (Rn/kb)